FRS Menami, 27 Desember 2007
Sore hari dihari ke dua berada di Kepulauan Wakatobi, saya dan teman-teman sukarelawan Reef & Fish Monitoring berkesempatan untuk mengunjungi perkampungan Suku Bajo Sampela, Kaledupa yang merupakan salah satu dari beberapa perkampungan Suku Bajo yang bermukim di Kepulauan Wakatobi, Sulawesi Tenggara .
Dibawah langit mendung, diantara pemandangan laut perairan Pulau Kaledupa, tak lama saya melihat gugusan rumah-rumah panggung...semakin mendekat gambaran di benak saya tentang pemukiman kampung Bajo makin jelas, rumah-rumah kayu panggung beratap rumbia diatas air..elang laut berputar-putar, sampan-sampan menyelinap diantara celah-celah rumah..sekilas mirip dengan Venesia dengan Gondolanya dalam versi yang lebih sederhana
Ketika speedboat kami merapat di dermaga kecil, gambaran itu semakin nyata dan ternyata agak berbeda dari kesan pertama tadi., Berjalan diatas jembatan kayu sepanjang perkampungan tersebut, saya mendapati bahwa selain kondisi perkampungan yang tampak padat dan kurang terawat bersih, beberapa rumah sudah tidak lagi berdiri diatas air. Sedikit sentuhan modern juga nampak dengan kehadiran antena parabola dihalaman kantor PKK, fasilitas madrasah dan mushola. Tapi kehidupan sederhana mereka yang kental dengan sentuhan alam laut tetap terasa...tampak ibu dan anaknya sedang mendayung sampan entah darimana menuju rumah mereka, nenek tua bersampan diantara celah-celah rumah, hasil tangkapan laut yang dikeringkan, onggokan kayu bakar di kolong rumah dan tentu saja..laut disekeliling mereka.
Kekhawatiran saya sebagai pendatang asing di perkampungan tersebut juga tak terbukti....mereka begitu ramah dan tampak sangat terbiasa dengan kaum pendatang.. kaum remaja dan anak-anak tak malu-malu bergaya di depan kamera, duduk berkumpul bersama kami bahkan beberapa orang anak-anak kecil berumur Balita tanpa diminta dengan senang hati memamerkan kebolehan mereka dalam berenang.......menyelam...berenang gaya bebas...salto bak penari renang indah... hebaaatt......kalau sudah begitu saya cuma bisa membatin...Sea is their life.
|