Dewi's posts with tag: journey

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag journey
Photo AlbumSawah Lunto-Kota Wisata Tambang (34 photos)Jun 11, '08 10:45 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Sawah Lunto, 19-20 Mei 08

Photo AlbumSawah Lunto (15 photos)Jun 8, '08 4:33 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Sawah Lunto, 19-20 Mei 2008

*in BW mode...*

Photo AlbumMACAU TRIP (2) (32 photos)May 7, '08 10:49 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Macau, 3-4 Sept 2007

Photo AlbumMACAU TRIP (29 photos)May 4, '08 3:17 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Macau, 3-4 Sept 2007

Foto-foto waktu backpackeran ke Hongkong-Shenzhen-Macau Sept 2007 ... small but nice country...well known sebagai Las Vegas nya Asia. Tetapi lebih dari sekedar kota perjudian dan Macau Tower yang menjulang tinggi, Macau juga menyimpan sejuta pesona arstistik masa lampau peninggalan masa penjajahan bangsa Portugis.

*sayang cuacanya gak terlalu mendukung..mendung dan mendung*



ddd
dThumbnaild
ddd

Belitung, 22 Maret 2008


Bagi saya pribadi yang lebih menyukai keindahan pantai dan lautnya, dari perjalanan ke Belitung selama 3 hari 2 malam bersama para Jenuser, highlight dari trip ini  adalah pada saat saya berada di Pulau Lengkuas dan Pulau Burung. Pulau Lengkuas sendiri adalah salah satu dari sekian banyak pulau-pulau kecil yang berada di sekitar ‘mainland’ Belitung. 


 Pagi itu di hari kedua kedatangan kami di Belitung, dengan seluruh rombongan Jenus yang di bagi rata oleh panitia menjadi dua kelompok perahu, menyeberang ke Pulau Lengkuas dari pantai Tanjung Kelayang . Selama perjalanan, mata saya disuguhi dengan keindahan batu-batu granit ukuran besar dalam berbagai bentuk yang seakan-akan mencuat begitu saja dari dalam laut…warna biru dan jernihnya air laut bergradasi dari warna biru terang ke hijau gelap, yang menggambarkan kontur dasar laut yang berpasir dan juga gugusan rumput laut serta terumbu karang di beberapa titik. Saking jernihnya rasanya tidak sabar untuk segera bermain-main di air J


 



 Setelah +/- 1 jam berperahu tampak dikejauhan bangunan mercusuar di pulau Lengkuas. Warnanya yang putih tampak kontras dengan langit yang biru dan hijaunya pepohonan. Benar-benar indah sekali. Konon dari referensi yang saya dapat, mercusuar ini adalah kembaran dari 2 mercusuar lainnya yang berada di Anyer, Banten dan Edam, Kep. Damar Besar..coba deh klik websitenya http://www.unc.edu/~rowlett/lighthouse/idn.htm


Disebutkan bahwa mercusuar yang merupakan mahkota dari Pulau Lengkuas ini didirikan sejak tahun 1882 (sesuai dengan yang tertera di pelat logam di menara) dan masih berfungsi hingga kini. Konstruksi rangka besi baja berwarna putih ini masih kokoh untuk dinaiki. Walau beberapa karat sudah tampak di beberapa tempat, namun dindingnya yang berwarna putih bersih masih tampak. Di lantai dasar terdapar ruang berjeruji yang konon dulunya digunakan sebagai penjara bagi para perompak yang berkeliaran di perairan tersebut. Ditengah-tengah menara terdapat lubang yang menjulang vertical dari bawah hingga pucuk mercusuar. Dengan semangat saya bersama Ajenk dan Merlyn menapaki satu persatu tangga ke puncak mercusuar..diselingi komentar-komentar teman-teman yang lebih dahulu sudah tiba dari atas. Di beberapa lantai kami berhenti untuk sekedar melongok dari jendela untuk melihat pemandangan dari atas. Sayangnya Ajenk akhirnya tidak terus sampai ke atap mercusuar. Akhirnya kami tiba juga di lantai 19 alias puncak dari Mercusuar. Woooowww pemandangannya benar-benar menakjubkan. Dibalik kaca, 360 derajat mata memandang dimana-mana laut biru dengan aneka gradasi..dihiasi dengan batu-batu granit yang berserakan di sana-sini…nun jauh di bawah diantara pasir putih tampak perahu kami bersandar. Nampak titik-titik orange, warna jaket pengaman mengapung di atas jernihnya air laut, menandakan beberapa teman saya sudah tidak tahan untuk ‘nyemplung ke air. Belakangan, saya baru tahu ternyata Melly Guslow menggunakan mercusuar ini sebagai lokasi shooting video klip lagu “RISAU” . Setelah cepat-cepat berfoto diantara lelehan keringat akibat panas bak sauna, saya dan Merlyn segera bergegas turun ke bawah. Niat saya hanya satu…cepat-cepat mendinginkan badan di dalam air ! Bersama-sama Jimmy dan AdeL yang menyusul di belakang, kami sepakat untuk berenang menyeberang ke arah pulau kecil penuh batu granit di seberang Pulau Lengkuas. Arus air yang lumayan di selat dua pulau tersebut tidak menyurutkan ayuhan kami. Benar-benar menyenangkan sekali rasanya. Sayang sekali sepertinya tidak ada seorang pun yang mengabadikan ‘prestasi’ kami bertiga dari seberang pulau hehehehehe


 


Setelah puas berenang dan berfoto-foto, perjalanan pun dilanjutkan menuju satu pulau kecil bernama Pulau Burung yang katanya lebih ciamik lagi untuk bermain air..Dan memang benar, saya lagi-lagi kembali terpesona dengan keindahannya…Di pulau kecil ini terdapat gundukan batu granit di tepi pantainya..saya sendiri kurang mengerti mengapa disebut pulau Burung..mungkin karena bentuk granitnya itu sendiri yang mirip kepala burung ya……Kontur bawah lautnya sendiri landai berpasir dan tidak terlalu dalam, di beberapa tempat rumput laut tumbuh subur, didaerah sekitaran gundukan batu granit, terumbu karangnya lumayan lebat walaupun tidak terlalu berwarna-warni. Jenis ikan yang banyak saya jumpai adalah ikan-ikan hias dan ikan karang seperti Parrot Fish dan kepe-kepe. Senangnya juga, saat saya snorkeling saya sempat menemukan Kima kecil berwarna hijau yang alhamdulillah masih hidup, Keong Laut yang sedang merangkak di dasar laut berukuran +/- 15 cm dan ada Moray Eel di antara batu karang….Pulau yang indah  J J 


Dari perjalanan hari itu saya berharap sekali keindahan kedua pulau dan perairan sekitarnya tetap terjaga. Mungkin dengan doa amat teramat sangat, apalagi  ketika berperahu mendekati pulau Lengkuas tadi, saya juga sempat mengamati adanya kerangka tiang besi tinggi menjulang  di satu pulau kecil dengan gundukan pasir disisinya. Dalam hati saya bertanya-tanya, jangan-jangan tiang tersebut digunakan sebagai alat penambang pasir. Waduh-waduh salah satu bentuk eksplotasi alam lain yang dilakukan oleh manusia di Belitung selain maraknya penambangan-penambangan liar timah yang membuat Belitung tampak carut marut apabila dilihat dari atas udara…


Insiden kecil lain yang juga terlihat di mata kepala saya adalah saat kami tiba kembali di pantai Tanjung Kelayang, pengemudi perahu membuang dengan begitu saja sampah-sampah dan botol-botol minuman ke laut. Kaget dan spontan saya dan teman-teman berteriak memperingati. Namun sang pengemudi kapal sepertinya tidak paham dengan maksud kami jadi tetap saja kaleng-kaleng dan botol berhamburan di air..untung dengan sigap teman-teman mengambil plastic sampah dan berinisiatif mengumpulkan sampah tersebut. Duh ‘nelongso’ juga ya…sepertinya semboyan Jenus dalam trip ke Belitung “SAVE THE OCEAN FOR THE CHILDREN” juga mulai harus segera di kampanyekan di pulau  ini.



Photo AlbumPANIIS-BADUL TRIP (53 photos)Feb 4, '08 2:45 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
2-3 Februari 2008

Trip pelarian dari Jakarta yang sedang dilanda heboh "fenomena alam" banjir yang bukan 5 tahunan lagi ...tak dinyana nun jauh di Paniis, Sumur Pandeglang matahari masih bersinar cerah ceria..kegiatannya apalagi selain diving, snorkling dan menanam rumah beton terumbu karang...

Divingnya sendiri tidak terlalu istimewa..pada saat turun di spot pertama malah visibility jelek sekali karena areanya sendiri berpasir dan tidak banyak karang yang bisa dilihat....namun di spot kedua tempat rekan2 WWF melakukan monitoring..terumbu karangnya lebih kaya..banyak parrotfish, butterfly fish dan angel fish...
Satu catatan kecil mengenai Pulau Badul yang kecil mungil itu..yang kata twen luasnya bisa dihitung 80 langkah..pulau berpasir putih dengan lautnya yang biru jernih..dengan prasasti larangan praktek penggunaan bom dan potassium, namun kini justru eksploitasi pasir yang marak...moga-moga kelak 10 tahun lagi keberadaannya masih ada ...

Photo AlbumWakatobi Trip : KAMPUNG BAJO (31 photos)Jan 6, '08 7:03 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd

FRS Menami, 27 Desember 2007


Sore hari dihari ke dua berada di Kepulauan Wakatobi, saya dan teman-teman sukarelawan Reef & Fish Monitoring berkesempatan untuk mengunjungi perkampungan Suku Bajo Sampela, Kaledupa yang merupakan salah satu dari beberapa perkampungan Suku Bajo yang bermukim di Kepulauan Wakatobi, Sulawesi Tenggara .


Dibawah langit mendung, diantara pemandangan laut perairan Pulau Kaledupa, tak lama saya melihat gugusan rumah-rumah panggung...semakin mendekat gambaran di benak saya tentang pemukiman kampung Bajo makin jelas, rumah-rumah kayu panggung beratap rumbia diatas air..elang laut berputar-putar, sampan-sampan menyelinap diantara celah-celah rumah..sekilas mirip dengan Venesia dengan Gondolanya dalam versi yang lebih sederhana


Ketika speedboat kami merapat di dermaga kecil, gambaran itu semakin nyata dan ternyata agak berbeda dari kesan pertama tadi., Berjalan diatas jembatan kayu sepanjang perkampungan tersebut, saya mendapati bahwa selain kondisi perkampungan yang tampak padat dan kurang terawat bersih, beberapa rumah sudah tidak lagi berdiri diatas air. Sedikit sentuhan modern juga nampak dengan kehadiran antena parabola dihalaman kantor PKK, fasilitas madrasah dan mushola. Tapi kehidupan sederhana mereka  yang kental dengan sentuhan alam laut tetap terasa...tampak ibu dan anaknya sedang mendayung sampan entah darimana menuju rumah mereka, nenek tua bersampan diantara celah-celah rumah, hasil tangkapan laut yang dikeringkan, onggokan kayu bakar di kolong rumah dan tentu saja..laut disekeliling mereka.


Kekhawatiran saya sebagai pendatang asing di perkampungan tersebut juga tak terbukti....mereka begitu ramah dan tampak sangat terbiasa dengan kaum pendatang.. kaum remaja dan anak-anak tak malu-malu bergaya di depan kamera, duduk berkumpul bersama kami bahkan beberapa orang anak-anak kecil berumur Balita tanpa diminta dengan senang hati memamerkan kebolehan mereka dalam berenang.......menyelam...berenang gaya bebas...salto bak penari renang indah... hebaaatt......kalau sudah begitu saya cuma bisa membatin...Sea is their life.





Photo AlbumWakatobi Trip (24 photos)Jan 2, '08 11:59 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Beberapa foto "non underwater" yang diambil selama bergabung menjadi tim sukarelawan Reef & Fish Monitoring joint program NGI-Indonesia Reef-TNC & WWF Indonesia di Kepulauan Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Sayangnya angin musim barat sudah terlanjur datang menyambut kami sehingga cuaca tidak terlalu bersahabat, dua kali kapal kami diterjang badai, bahkan pada malam tanggal 27 Desember 2007, kapal FRS MENAMI yang menjadi 'home base' selama 8 hari berlayar sempat mengalami kandas dan mengalami kerusakan baling-baling. Dua hari lamanya kami bersandar di pelabuhan Buranga, Pulau Kaledupa...tidak banyak kesempatan untuk berjalan-jalan dan mengeksplore lebih jauh keadaan di Pulau Wangi-wangi, Kaledupa dan Tomia karena selain kegiatan penyelaman monitoring tetap berjalan , perjalanan menuju Pulau Binongko yaitu pulau terluar di kepulauan Wakatobi, juga terhalang dengan dikeluarkannya larangan berlayar dari BMG di kawasan tersebut akibat adanya ancaman badai Melani. Maka tepat di penghujung 2007 perjalanan kami pun terhenti di Pulau Tomia bagian timur untuk segera kembali ke pelabuhan Wanci, Pulau Wangi-wangi. Still looking forward to be here again....dont know when...

*bersambung...*


Photo AlbumLawang Sewu, Semarang (19 photos)Nov 6, '07 7:40 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Semarang, 3 Nov 2007

Lawang sewu atau 1000 pintu merupakan salah satu landmark kota Semarang Jawa Tengah. Bangunan legendaris yang juga menjadi saksi sejarah Indonesia saat perang 5 hari di Semarang ini, sudah berdiri sejak jaman penjajahan Belanda. Asitekturnya menawan, kokoh dan terdiri dari banyak sekali lorong-lorong dan jendela-jendela. Dirancang oleh arsitek C.Citroen dari Firma J.F. Klinkhamer dan B.J. dan awalnya diperuntukkan sebagai kantor perusahaan kereta api Belanda . NV Nederlandsch Indische Spoorweg Mastshappij (NIS)

Terletak persis di depan Tugu Muda Pahlawan, Lawang Sewu terdiri dari 2 bangungan utama dan satu bangunan yang sepertinya diperuntukkan untuk gudang lengkap dengan ruangan bawah tanahnya. Yang paling menarik bagi saya adalah kaca patri yang terletak persis dibawah kubah gedung utama...bagus sekali dan masih utuh...dengar-dengar konon sudah ada pihak yang berani menawar kaca ini senilai Rp.5 Milyar.....wajar rasanya karena nilai historik dari setiap bagian gedung ini bernilai tinggi.

Sayang sekali, Lawang Sewu yang kini lekat dengan image “angker dan berhantu” ini amat sangat tidak terawat .. lagi-lagi salah bentuk kurangnya perhatian pemerintah terhadap gedung-gedung bersejarah di Indonesia...

ddd
dThumbnaild
ddd
Sunday, 3rd Nov 2007

"Losari....a place where wonder bounds and time stands still....where peace and serenity reside and experience last forever"

all pic was taken during my "Coffe Plantation Tour"

Losari Coffee Plantation Resort & Spa
Desa Losari Grabak, Magelang, Central Java
+62 298 596 333
www.losaricoffeeplantation.com

Photo AlbumA DAY IN SHENZHEN , CHINA (45 photos)Oct 18, '07 5:59 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Minggu, 2 Sept 2007

Persinggahan singkat dari Hongkong sebelum menuju ke Macau..
20 hours in Shenzhen...One spot object tourism, Splendid China..another place just for shot en eat, Window of The World.....walk around nice and greeny pedestarian around Overseas Chinese Town, Shenzhen..and the rest was rain..rain and rain...


Photo AlbumHongkong : Campur Sari (45 photos)Oct 17, '07 2:16 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Hongkong Trip - 29 Agt - 1 Sept 2007

Hasil main-main di Hongkong selama 4 hari....pfuhhh..benar-benar kota yang sibuk...East meet West, Traditional vs Ultra Modern City, very dramatic urban environments ..maybe it's like NYC or Manhattan in Asia Version..MAYBE soalnya gue kan lom pernah ke NYC neither Manhattan hihihihi.
Gedung pencakar langit saling berlomba tinggi-tinggian, taksi merah banyak bangeeett....panaaass...flat sempit dimana-mana..jemuran centang perentang persis kayak di film-film hongkong...belum lagi papan iklan warna-warni kalau malam hari ... sempet keluar keringet dingin waktu main ke Kowloon saking crowdednya...ampyuunn...dasar orang udik kali gue yaak...pusing banget liat orang jualan dimana-mana hahahahah
Kebetulan gue main ke HKG pas deketan tanggal orang gajian..so jadilah tanggal 1 September gue takjub banget liat stasiun MRT Central yang segede bagong itu tiba-tiba full banget sama orang-orang..antrian ATM puanjaaanngg...naik eskalator..sama juga....mau keluar sami mawon...pake sikut-sikutan juga hihihihi tapi tetep disiplin antri kok :-)
But still Hongkong itu modern banget...as a stranger in crowded city..gue feel no worry get lost...semua papan petunjuk tertata rapi, sistem transportasinya otomatis rapi dan saling terhubung, informasi buat turis gampang banget di dapet dari internet, papan petunjuk sampai brosur...fasilitas ..Gedung-gedung tua peninggalan jaman penjajahannya masih banyak yang di pertahankan ...vihara, gereja kuno..berdampingan denngan gedung-gedung modern...nah paling seru itu kalau malam...seruuuu...beneran deh Hongkong itu adalah City of light !

Photo AlbumTEN THOUSAND BUDDHAS TEMPLE, SHA TIN (31 photos)Sep 24, '07 5:17 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Sabtu, 1 September 2007
Hari Ke-4 : 10K Buddha stones?...lets count ...!
400 steps?.....again??

Lokasi : Ten Thousands Budha Sha Tin, New Territories Hongkong

Photo AlbumBig Budha, Lantau Island (39 photos)Sep 15, '07 12:38 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd

Jumat, 31 Agustus 2007 

“a nice break from the crowd, hustle and bustle  of Hong Kong..


Tujuan kami pada hari ke- tiga di Hongkong adalah mengunjungi Big Budha dan Po Lin Monastery di Lantau Island, Pulau terbesar di Hongkong tempat di mana Disneyland Hongkong dan Cep Lap Kok Hongkong International Airport juga berada. 


Untuk menuju Lantau Island mudah saja, cukup ambil jalur MTR ke arah Tung Chung Line atau dengan kapal Ferry dari Pelabuhan Central Pier. Karena salah satu dari teman saya mudah terkena  mabuk laut, maka transportasi dengan jalur daratlah yang kami pilih. Setelah 30 menit perjalanan dari Causeway Bay MTR Station, kami tiba di Tung Chung MTR Station. Perjalanan lalu di lanjutkan dengan bis ke arah Po Lin. Kebetulan Tung Chung MTR Station letaknya juga berdekatan dengan Terminal Bis Tung Chung dan  stasiun kereta gantung Ngong Ping 360 Skyrail. Dari MTR ambil pintu keluar yang bertanda “Ngong Ping”, lalu kita cukup menyeberangi halaman Citygate Outlett Mall, nah sampai sudah di terminal Bis Tung Chung.  Naik bis besar mirip HIBA no. 23 berwarna hijau dengan tiket seharga HK$ 16 (pp). Terminal bisnya sendiri tidak terlalu besar, tidak hiruk pikuk, cenderung sepi dan tentu saja bersih. Antrian cukup panjang tapi semua tertib mengantri. Jam kedatangan bis pun tidak lama, kira-kira 10 menit sekali. Tung Chung sendiri lebih mirip kota baru...semuanya tampak teratur dan bersih.  Pusat perbelanjaan, perkantoran dan hotel  yang berdekatan dengan fasilitas umum lainnya  ,  pedestariannya lebar-lebar, disediakan trek khusus untuk pengendaran sepeda, Pos Pemadam Kebakaran dan Pos Polisi station letaknya saling berdampingan, kompleks pendidikan yang luas serta tempat pemukiman memiliki blok-blok tersendiri. Dari terminal bis Tung Chung ini, kita juga dapat langsung menaiki jembatan penyeberangan ke arah stastiun kereta gantung Ngong Ping 360 Skyrail yang letaknya berdampingan dengan terminal bis. Sayang sekali, sejak dihantam badai pada Juni 2007 lalu, kereta gantung ini belum lagi di operasikan sampai dengan batas waktu yang belum dapat di sebutkan. Padahal dari beberapa referensi yang saya dapatkan, perjalanan dengan Gondola Lift Ngong Ping Skyrail ke Po Lin Monastery ini sepertinya asyik sekali. Mungkin dahsyatnya kurang lebih sama dengan naik kereta gantung ke gunung Mat Cincang di Langkawi, Malaysia. Pemandangan laut, hutan dan gunung dari ketinggian...wuiiih kebayang kan.  


Selama +/- 50 menit perjalanan dengan bis ke arah Po Lin Monastery, saya di hadiahi pemandangan berwarna hijau dan biru dimana-mana ... melalui jalan kecil berkelok-kelok yang hanya pas untuk 2 mobil, mata ini segar sekali rasanya setelah dua hari sepet hanya melihat hutan beton Hongkong Island dimana-mana. Pepohonan, hutan hijau bercampur dengan gunung yang di selimut kabut di puncaknya, danau hijau kebiruan...belum lagi di beberapa sudut jalan tampak laut di kejauhan..duuh kalau sudah begini rasanya terasa banget deh betapa pentinganya menjaga kelestarian alam.... 


Setelah cuci mata dengan pemandangan hijau royo-royo, akhirnya mulai jelas  nun jauh di atas gunung Muyushan (Phonix) terlihat patung perunggu sang Budha. Ukurannya yang raksasa itu makin tampak begitu mempesona begitu kita memasuki pelataran Po Lin Monastery. Dengan ukuran patung setinggi 23 m atau 26 m bila diukur termasuk dari pelataran Lotus dan berat 250 ton, maka patutlah kalau patung Big Budha atau The Tian Tan Budha atau Sakyamuni ini dianggap sebagai “World’s Largest Seated Outdoor Bronze Statue of Budha”  Patung Budha dengan pose Teratai ini, pose duduk yang sering digunakan untuk meditasi, terbuka untuk publik sejak tahun 1993 setelah 10 tahun pengerjaan. Rasanya impas sekali kalau saya harus berpanas-panas ria menaiki 268 anak tangganya. Begitu sampai di atas pelataran...waduuuuh pemandangan yang saya lihat indaaaah sekali.....stunning..!! Biru langit berbatasan dengan biru laut dengan pulau-pulau kecil di sekeliling pulau Lantau...Shek Pik Reservoir seakan-akan oase yang segar diantara lebatnya pepohonan di kaki Gunung Lantau yang berbatu-batu..belum lagi kabut tipis menggantung diatas puncak gunung....semuanya memberi ketenangan di dalam hati..adem..begitu pun pada saat saya menatap wajah Sang Budha..aah wajahnya benar-benar lembut sekali...i love His Eyes...it’s so calming..sepertinya sih kalau dia hidup saya sanggup berjam-jam curhat ke beliau.. 


Tepat di pelataran puncak tangga, terdapat 8 patung bodhisatvas dalam posisi berlutut yang membawa berbagai macam bentuk barang semacam hadiah yang di arahkan ke Big Budha. Di pelataran ini juga terdapat semacam ruang pameran dimana di dalamnya terdapat lonceng besar dengan ukiran-ukiran bergambar Budha. Sedikit tips terutama untuk yang suka hobi fotografi,  karena posisi patung yang berada di sisi selatan dan menghadap ke Utara (agak ke timur)..Big Budha ini cocoknya di datangi di pagi hari.. terlalu siang datang maka untuk angle frontal ke arah wajah sang Budha akan tidak maksimal alias agak gelap. Konon, patung ini menghadap ke arah Beijing dan Cina Daratan..karena saya buta arah mata angin, betul atau tidaknya saya tidak bisa buktikan 


Berseberangan dengan The Tian Tan Budha, terletaklah Kompleks Po Lin (Precious Lotus) Monastery. Untuk memasukinya kita akan melewati Main Gate yang tinggi menjulang, lalu kemudian Kuil Welto yang berisi beraneka patung-patung Dewa. Di pelataran kuil  ini banyak orang melakukan doa dengan membakar dupa..dupanya besar-besar bahkan bisa di bilang raksasa, tempat pembakarannya juga besar-besar, ada yang mirip kuali dan tempayan..menarik sekali....Tempat peribadatan Vihara Po Lin itu sendiri ada di belakang kuil Welto. Dengan tembok berwarna merah dan atap kuning, saya jadi langsung teringat dengan film-film kungfu tentang para biarawan yang juga jago bermain silat hehehehe...Viharanya sendiri di dominasi dengan relief-relief dan lukisan naga...sedangkan di dalam ruang peribadatannya bernuansa emas dan kuning dan 3 patung budha yang terbuat dari perunggu yang melambangkan kehidupan Budha di masa lalu, sekarang dan masa datang.


Selain bisa menikmati sejuknya Vihara Po Lin, kita juga dapat sedikit melakukan trekking di sekitar area obyek wisata ini. Trek ringan yang saya coba bernama Wisdom Path dengan mengikuti papan petunjuk ke arah jalan menuju Tea Garden Restaurant yang ada di sisi kanan pelataran Patung. Ikuti terus jalan setapak tersebut hingga melewati semacam rumah makan sederhana bernama Tea Garden Restaurant, kita akan sampai di area terbuka dengan pemandangan Puncak gunung lantau yang berbatu-batu dengan Shek Pik Reservoir di kejauhan. Disini juga kita bisa memilih apakah akan terus lanjut ke arah jalur trekking ke puncak atau hanya berkeling dan sedikit menanjak di Wisdom Path. Wisdom Path itu sebenarnya adalah jalan kecil dimana sisi kiri kananya ditancapkan balok-balok kayu berukir kaligrafi dalam huruf cina. Karena saya tidak menggunakan jasa guide..otomatis saya dan teman-teman hanya Cuma bisa berfoto-foto saja tanpa tahu maksud dari wisdom path ini.  Anyway....Its really a nice trip for cooling down and perfect place to a short gateway from hustle and bustle of crowded city like Hongkong.... i love it


 


 



 



Photo AlbumDisneyland Hongkong (35 photos)Sep 9, '07 10:34 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Kamis, 30 Agustus 2007

Hari kedua di Hongkong…
Full day for fun at Disneyland Hongkong

Alih-alih niatnya sampai di Disney jam 10 pagi, tahunya baru melek jam 9.30 pagi hehehe….anyway it’s a holiday ya kaan…no rush no hurry...just enjoy ajah.. Susah payah mengumpulkan nyawa dan ini itu dulu..akhirnya jam 11-an siang baru deh mejeng di dalam MTR ke arah Central. Karena kemarin sudah sempat seliweran di Central MTR Station, jadi tidak usah pakai melirik-lirik lagi ke tanda-tanda petunjuk di stasiun, begitu turun, langsung melangkah mantap ke arah Hongkong Island MTR Station untuk pindah jalur arah Tung Chung Line. Walau antara Central dan Hongkong Island MTR Station letaknya saling menempel, tapi ternyata jalur penghubungnya lumayan jauh juga, untungnya pemerintah Hongkong berbaik hati menyediakan banyak eskalator berjalan macam di Bandar udara.. jadi tidak berasa deh capeknya . Satu hal yang saya perhatikan juga..apabila kita naik eskalator di Hongkong, sisi kiri adalah “jalur orang gajian” alias buat orang-orang yang ingin cepat-cepat, sedang sisi kanan saya namakan ‘jalur leyeh-leyeh’ soalnya bisa nyambi sms an, nyambi lihat-lihat, malah banyak yang nyambi main game boy.. :-)

Disneyland Hongkong yang letaknya di Pulau Lantau ini memiliki jalur MTR khusus tersendiri sebagai salah bentuk kemudahan yang diberikan ke para pengunjungnya, namanya Disneyland Resort Line. Untuk ke jalur tersebut. kita harus ambil jalur dari Hongkong Island MTR Station ke arah Tung Chung Line, turunnya di Sunny Bay MTR Station. Lalu tinggal melangkah ke depan ganti naik MTR khusus ke Disneyland. You wont get lost guaranted hihihi. Dari Hongkong Island ke Sunny Bay butuh waktu +/- 25 menit. Bentuk keretanya menarik..sangat Disney dan imut-imut. Jendela-jendelanya berbentuk kepala mickey, interiornya juga berbeda dari kebanyakan….tempat duduk sofa berwarna biru dengan etalase berbagai bentuk figurine tokoh-tokoh seperti Donald Duck, Mickey, Desy, Paman Gober dll, bahkan tempat pegangan tangannya berbentuk kepala Mickey….

Tengah hari bolong akhirnya kita bertiga sampai di Disneyland. Harga tiket masuknya HK$ 350, sempet heran karena disangka HK$ 295..ternyata karena masih masuk Summer Holiday jadi harganya lebih mahal…waduuuh di luar budget nih…kepalang tanggung ya tinggal gesek saja…seeeekk akhirnya kesampaian juga ke Disneyland Hongkong horeee.

Waktu sempit, gak mau rugi, sibuk mencocokan jadual pertunjukan dari satu area ke area permainan, udara panaaas, telat makan, sibuk foto-foto akhirnya malah kepala nyut-nyut gak karuan, kaki pegal-pegal…ke food court waktu lunch time semua penuh, jadi jam makannya makin molor lagi, baru duduk manis jam 3 sore, menunya yang anti pork seharga HK$ 55 terdiri dari beef steak tipis dengan mashed potato seadanya (rasanya enakan Steak Abuba kemana-mana!)..padahal sarapan telat dan minimalis sekedar isi, untung bekal Coklat Marsh dan banyak Tap Water jadi bisa minum banyak tanpa takut bangkrut…

Disneyland yang bentuknya di desain secara pakem feng shui ini terbagi menjadi 4 area permainan : Main Street USA (Main Entrance Gate), Fantasy Land, Tomorrow Land, dan Adventure Land. Sebenernya beberapa permainan ada yang mirip dengan di Dufan Jakarta seperti Buzz lightyear, kalau di Dufan itu ya Perang Bintang, .tembak-tembakan pake sinar laser…Orbitron, naik piringan muter-muter dari bawah sampai naik ke awang-awang sampai pusing, Carrousel, Bombom Car, Sleeping Beauty Castle fireworks sekarang di Dufan juga ada yang mirip setiap Sabtu malam jam 7. Cuma semua permainan di sana di kemasnya menarik banget dengan nama-nama yang lucu. Saya dan teman-teman sendiri terpaksa harus lebih selektif memilih, selain karena udaranya panas banget jadi pengen cari aktifitas yang adem-adem saja, juga pertimbangannya memilih yang lain daripada yang lain. Masing-masing area permainan harus ada satu yang di coba. Berikut tempat-tempat yang saya sempat tengok : 3D Film Mickey’s Philhar Magic, Golden Mickey Show, Festival of the Lion King Show, Jungle River Cruise, Mirabela Fortune Teller, Disney on Magic Parade, Mickey’s Waterworks Parade, dan jurus pamungkasnya Disneyland Hkg..Sleeping Beauty Fireworks. Yang ini bener2 puas lihatnya deh ..tapi gagal naik Autopia, Adventure of Winnie the Pooh dan Space Mountain gara-gara yang antri panjang bangeeeeet . Belanja ? wah yang ini akhirnya mau gak mau dilakukan juga…shop till u close deh judulnya alias belanja sampe tokonya mau tutup (lha iya wong baru masuk liat-liat jam 9 malam kok ) hehehehe….

Photo AlbumTHE VICTORIA PEAK, HKG (21 photos)Sep 6, '07 5:25 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Rabu, 29 Agt 2007

Pada kunjungan pertama kalinya ke Hongkong ini, tujuan pertama kami adalah mengunjungi Hongkong Top Destination – THE PEAK.

THE PEAK atau THE VICTORIAN PEAK atau CHE KEI SHAN terletak pada ketinggan 552 m diatas permukaan laut dan merupakan gunung tertinggi di Hongkong Island. Dengan udaranya yang relatif sejuk, dari menara pandang The Peak Tower kita akan disuguhi oleh pemandangan 360 derajat yang spektakuler. Sejauh mata memandang kita akan melihat hutan beton dari gedung-gedung pencakar langit di Hongkong Island, Kowloon Area di kejauhan, kapal-kapal di sekitar Shun Tak Ferry Terminal, area Pokfulam yang hijau dengan reservoir airnya dan juga pulau-pulau disekitar Hongkong Island seperti Pulau Lamma dan Lantau. Pemandangan akan menjadi lebih indah lagi pada saat malam hari. Tak heran objek turis ini mampu menyedot hampir 7 juta orang setiap tahunnya. Dan itu saya alami sendiri pada saat harus berdesak-desakan di malam hari mencari posisi strategis untuk mengambil gambar.....kebetulan sekali malam itu sedang bulan purnama dan langit sedang bersih-bersihnya alias tidak ada kabut asap, jadi suasana di teras menara pandang saat itu menjadi benar-benar indah dan romantis..sayang sekali entah karena proporsi tubuh saya yang kurang tinggi atau karena memang terlalu banyak orang yang melihat, view The Peak di malam hari dengan bulan purnamanya itu gagal di abadikan di kamera saya. Semua orang sibuk berfoto dan mengambil foto tanpa memperdulikan bahwa saya yang sudah jauh-jauh dari Jakarta juga punya hak untuk menikmati hal yang sama dengan mereka hahahahaha

Mengunjungi The Peak sendiri sebenarnya tidak hanya untuk melihat-lihat pemandangan di teras menara pandang saja. Ada banyak jalan-jalan setapak yang dapat kita jelajahi untuk berkeliling area di luar komplek pertokoan The Peak Tower seperti Lugard dan Harlech Road. Atau menelusuri Mount Austin Road untuk sekedar melihat-lihat rumah-rumah orang kaya di Hongkong.Konon di 23 Severn Road terdapat WORLD’S MOST EXPENSIVE HOUSE. Atau juga sekedar napak tilas ke reruntuhan Governor’s Lodge yang dihancurkan oleh pendudukan Jepang pada perang dunia ke 2. Sekali lagi sayang saya tidak dapat melakukannya karena keterbatasan waktu.

The Peak Tower tempat dimana saya melihat-lihat view Hongkong ini adanya di Victoria Gap dan tersambung langsung dengan stasiun The Peak Tram yang sudah beroperasi sejak tahun 1888. Kereta kuno yang terkenal dengan rekor ‘faultless safety’ ini menghubungkan langsung The Peak Tower dengan Peak Tram Terminus di area pusat kota di Garden Road, Central Hongkong. Cara lain untuk mencapai Victoria Gap bisa juga dengan bis dari Central Bus Terminal di Exchange Square dan Two IFC. Tapi menurut saya, naik The Peak Tram terasa lebih elegan hehehe.. sepanjang perjalanan 27 derajat ke arah atas kita juga bisa mengintip sedikit-sedikit view hongkong di balik rimbun pepohonan. Kurang lebih rasanya sama dengan naik kereta kabel di BUKIT BENDERA, Penang, Malaysia.

Sedikit tips untuk posisi strategis duduk di Peak Tram adalah ambil sisi kanan pada saat perjalanan ke atas dan perjalanan turun. You’ll no regret kalau sampai harus berebutan hehehe...pemandangannya lebih cihuy. Hindari juga antrian panjang naik The Peak Tram pada saat weekend. Konon, antrian panjang juga terjadi pada hari-hari setelah ‘misty spell’ di The Peak. Beruntungnya saya tidak harus mengalami hal-hal seperti itu.

Tiket The Peak Tram (dewasa): HK$ 20 (single); HK$ 30 (return); HK 130 (termasuk tiket Madame Tussauds Wax Museum)

Jam operasional The Peak Tram : 7 pagi- midnite

Ke The Peak Tram Terminus : Ambil MTR jurusan Central. Ambil Exit Gate J2. Lalu belok ke kanan melewati Chatter Garden, terus saja hingga menyeberangi Queens Road. Ambil arah lurus dan sampai di Garden Road. Telusuri saja Garden Road, melewati Bank of China Tower dan Citibank Plaza di sisi kiri dan St. John’s Catedral di sisi kanan. Peak Tram Terminus ada di sisi kiri


Photo AlbumSNOOPY'S WORLD - SHA TIN (31 photos)Sep 1, '07 2:33 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Saturday, 1st Sept 2007

Asia’s 1st Peanuts outdoor playground. Inspired by the Peanuts comic strip, Snoopy’s World is a playground where children play amongst all their favourite comic characters. And also for all Snoopy fans character and the adult who has kid heart . Well I'm always a big fan of snoopy..the white stupid face beagle who has a dream to be a famous writer hehehe so it is a must to have a look at the playground in my Hongkong New Territories area trip.
From my guesthouse at Causeway Bay area, take the bus no 100, 102, 103, 106 then jump off at Huang Hom bus shelter (first bus shelter after you reached Kowloon Harbour Tunnel). Then take KCR East Rail to Lou Hou from KCR Huang Hom Station. it takes around 15 minutes to reach Sha Tin KCR Station. Take exit gate to New Town Plaza (the plaza itself directly attached with KCR Station)

Located at Level 3 Podium of New Town Plaza, it also features Snoopy's World with its six amusement zones that kids will love: Snoopy's House, Peanuts Academy, Canoe Ride, Peanuts Dugout, Peanuts Boulevard and Party Pavilion. The 4.5-metre Snoopy's House at the park's entrance is a museum of the Peanuts characters and their creator, Charles Schulz. There’s also a dining area and a couple of kids rides to enjoy. Kids get a big kick out of the three-minute-long Canoe Ride that takes them to different scenic points with Snoopy and Charlie Brown. Unfortunately no Snoopy's souvenir store around this playground.

SNOOPY'S WORLD
Location : 3rd level podium of New Town Plaza Shatin
Address : 18 Sha Tin Centre Street, Sha Tin, New Territories, Hong Kong.
Getting There : Sha Tin KCR East station. Walk through the New Town Plaza attached to the station
Admission : Free
Open : 10am - 8pm daily.

ddd
dThumbnaild
ddd
Anyer, 18-19 Agt 2007

Spent my Independence Day long weekend with just an ordinary holiday...lazy holiday, crowded beach.
Nothing special..no activities..no hustle and bustle. just lay down, watching the crowd, eating seafood again and again, swimming, lay down at the beach...shoot there..shoot here...tatoos party, girls chit chat, sleeping and eating again .. :D

*HAPPY BIRTHDAY TO ARIN*
Thanks for the cozy room !

Photo AlbumBALI TRIP : A Day @ Tanjung Benoa (28 photos)Jun 14, '07 8:47 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
June 1st 2007
Tanjung Benoa, Bali

**Get an extra day for relax in Bali..what am i gonna do ???**
After day to day being trapped into boring training session, me and my collegues decide to have a bit fun at Tanjung Benoa Bali.

Dying to try the famous and fun para-sailing, i fly only a minute into happiness ..i felt like a bird but with a worry that i can't pull hard enough back into the earth hehehe..After all, with glory i stepped back my foot in to the white sand and promise to my self i'll be there again one day and flying with my camera too hihihi the view from the above so lovely too bad i miss the moment :-(

Included in my friend's kids agenda, we're gonna have an excursion to Turtle Island too..a tiny island around 10 minutes by glass-bottomed boat near Tanjung Benoa.

Dont imagine you'll find a big group of turtle laydown at the beach or maybe a brotherhood of "Ninja Turtle", the tiny Turtle Island itself like a small Zoo. i find the one with a bamboo turtle enclosure, a monkey, a big Boa snake, an Owl, Birds, big bat and a komodo.

With a keeper, who never stop give the explanation and comments about all the animals..(thanks Sir !), we went around the island, touch and pet them , and take pics too..Me, myself, off course keep the distance to stay as far as i can from that giant Snake that seems very lazy to move..good then! just freeze to where you are..!! hiii !

After a couple hours relaxing from the hot sunny day with a freshy coconut as acompanion, we all went back to Tanjung Benoa.. then we ended our adventure with big smile :-D

arranged by HOTDOG WATER SPORT (with a good bargain price ..BIG SMILE !)
Jl. Pratama #62
E. Nusa Dua Bali
(0361) 778090

Some Tips : due to low tide periode, take excursion as early as u can .. best before 11.00 am






Photo AlbumTjong A Fie Mansion (24 photos)Feb 26, '07 4:31 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Medan 23-24 Feb 2007

Perburuanku untuk bisa masuk ke rumah ini akhirnya berhasil...setelah kunjungan yang ke 4x kalinya ke kota Medan..2 kali mencoba masuk..then mission accomplished !

"Apa hebatnya dengan rumah itu?", " kok penasaran sekali ingin masuk ke sana....." kira-kira begitu pertanyaan yang muncul dari orang-orang yang aku tanya ....

Yup..dari nama pemiliknya saja sudah jelas kalau bangunan itu adalah bangunan bersejarah.... menurut berbagai sumber yang aku dapat, Tjong A Fie, himself, dulunya adalah orang terpandang , saudagar, bankir, dermawan, orang terkaya dan juga salah satu pendiri kota Medan.

Merantau langsung dari negeri asalnya di Guongdong, Cina pada tahun 18-an dengan hanya berbekal beberapa koin perak, beliau mulai merintis bisnis di bidang perkebunan. Singkat kata usahanya mulai berkembang sehingga mampu memperkerjakan lebih dari 10.000 karyawan. Selain itu didukung pula dengan hubungan dekatnya dengan para petinggi di Medan kala itu seperti Sultan Deli Makmun Al Rasjid dan para pejabat kolonial Belanda menjadikan nama Tjong A Fie di kenal akan kesuksesannya.
Bukti kedermawanan dan jasa beliau dalam pembangunan kota Medan masih tampak hingga kini antara lain dalam bentuk perintisan jalur kereta api ke Belawan, sumbangan menara lonceng di Gedung Balai Kota yang lama, dan juga pembangunan mesjid Raya Al Mansun yang terkenal di Medan.

Rumah megah ini terdiri dari 2 lantai, memiliki sekitar 40 kamar...kondisinya sendiri masih lumayan terawat...walau tidak terlalu banyak lagi barang-barang peninggalan Tjong A Fie yang masih kita bisa dapati...beberapa foto, lampu gantung, mebel, dan Grand Piano yang masih bisa dimainkan terletak di ruang depan. Taman-tamannya masih terawat rapi. Kayu-kayunya sendiri masih kokoh, terbuat dari kayu besi.

Untuk masuk ke rumah kuno nan megah ini memang butuh kesabaran..pasalnya ini notabene adalah rumah tinggal pribadi dari pewaris Tjong A Fie, rumah tinggal yang kalau kita ingin masuk pun musti permisi....akhirnya setelah dapat tips jitu dari sesama MP Mahandis Yoanata ... **thanks berat yak**(http://mahandisyoanata.multiply.com) dan sedikit faktor keberuntungan, akhirnya aku dapat juga kemana aku harus mulai agar bisa masuk ke dalam... beruntungnya pula sang tuan rumah, Ibu Mimi, sedang ada di rumah sehingga beliau dengan senang hati pula menemani kami "tamu tak dikenal" menyambangi rumahnya...

So hasilnya bisa dinikmati di sini...


Pages:12
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help