Dewi's posts with tag: food

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag food
Photo AlbumSelain Rendang dan Nasi Padang (44 photos)May 28, '08 11:30 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Sumbar, 18-21 Mei 2008

Rasanya nyaris orang seantero jagat Indonesia Raya sudah tahu kedahsyatan beragam jenis masakan asal Sumatra Barat yang seringnya disebut Masakan Padang....rendang, gulai ikan, ayam balado, ayam pop dan sederet lagi teman-temannya...Sepertinya sih kalau dari sebutan Masakan Padang agak terasa tidak adil..ini kan masakan asal Sumatera Barat...Padang itu nama salah satu kota di Propinsi Sumatera Barat..kenapa tidak disebut Masakan Bukittinggi, Pariaman, Batusangkar atau lainnya...hihihih sutralah...yang jelas Masakan Padang itu memang kondang tiada tara..okelah sekarang kita sebut saja untuk seterusnya Masakan Minang untuk lebih adilnya..eh tapi kan bosan juga ya kalau kita jalan-jalan ke pelosok-pelosok Sumatera Barat judulnya hanya makan rendang, gulai nangka dan sambal merah..gak takut kolesterol tuh...hehehehe



Ketimbang makan masakan Minang yang itu-itu juga, maka ketika hari libur yang tidak jadi kejepit Mei 2008 kemarin, di sekitaran Painan, Padang , Sawah Lunto, Bukittinggi, Payakumbuh, dan Padang Panjang terjadilah acara wisata kuliner amatiran..makan, ngunyah, merem dan makan  lagi ..sampai-sampai  ‘Uda sopir Avanza’ yang asli ‘urang awak’ itu pun geleng-geleng kepala menyerah..maaf ambo sudah tak kuat... hahaha. Jadi apakah kira-kira menu-menu selama 4 hari 3 malam ini benar-benar membuat geleng kepala atau meneteskan air liur...? Tercatat sebagian nama-nama dari berbagai masakan selain rendang dan nasi Padang yang sudah di ganyang dengan sukes : Rendang Lokan Painan, Ikan Bakar Jln Dobi, Soto Padang, Martabak Kubang, Sate Padang Sawah lunto, Sate Dangung-dangung Payakumbuh, Sate Mak Syukur Padang Panjang, Cincau rasa jeruk dan manis di Payakumbuh; Es Pepaya, Pastel Padeh-Padeh, Gulai Itiak Lado Hijau, Duren (yang tidak sedang tidak musim), Pical Sikai, Lamang Ketan Hitam, Rujak Padang, Pisang Penyet, berbagai jenis keripik khas,  Teh Taluo dan the top of the list Dendeng Batokok from Muaro Kalaban. Kira-kira begini cerita tentang beberapa menu masakan yang saya sebut tadi..........


"Konon RM Dendeng Batokok di Muara Kalaban ini salah satu yang tertua dan yang penyajiannya yang paling khas. Daging pipihnya yang gurih ini disajikan dalam porsi piring-piring kecil..daging garing yang proses pembakarannya menggunakan bara kayu atau tempurung kelapa ini dinikmati dengan baluran minyak kelapa dari Talawi  dan juga sambal merah atau sambah hijau...GURIH!!"




"Singgah di Kota Padang,  mampirlah ke Jalan Dobi 47 di Depot Bu As...Ikannya dibakar dengan pas sehingga  Dagingnya terasa lembut dan gurih berpadu dengan baluran bumbu sambal aneka rempah.... tambah sepiring nasi jadi tidak terasa" 

"Pical alias pecal Sikai Bukitinggi ini sudah ada sejak jaman baheula...kata teman saya “...dari dulu masih SMA posisinya tidak berubah-ubah..semua masih persis seperti dulu..”... Picalnya sama seperti pical-pical lainnya terdiri dari berbagai sayuran seperti irisan ketimun, kol, tauge,  terdapat pula irisan sayur jantung pisang dan kerupuk sanjay dicacah kecil-kecil sebagai toppingnya...Siraman kuah kacangnya benar-benar pas di lidah. Kalau rasa ya jangan ditanya lagi selain enak dan enak... Selain pical, jangan lewatkan Lamang Tapai Ketan hitamnya..."



"Siapa yang tidak kenal Sate Mak Syukur di Padang Panjang..bahkan seorang Presiden SBY pun merasa harus mencicipi kelezatan sate padang ini. Disajikan diatas sepiring kaleng beralas daun pisang segar penambah aroma dengan katupek (ketupat) yang diiris kecil-kecil lalu disiram dengan bumbu kuning kental beraroma nan pedas dengan ditaburi oleh bawang goreng..Bumbu kuahnya sarat dengan aroma kunyit berpadu dengan daging sapi yang lunak. Santap hidangan ini bersama-sama dengan kerupuk jangek (kulit) dan akhiri dengan segelas Teh Taluo atau teh telur yang rasanya sangat ‘creamy ‘ di lidah. Rasanya cukup untuk menghalau dingin di Padang Panjang"



"Daerah pesisir selatang rupanya tidak mau kalah dengan tempat lainnya. Rendang Lokan adalah menu makanan yang dijagokan di dalam brosur obyek wisata yang saya dapatkan. Sebetulnya sama dengan rendang pada umumnya hanya saja kali bahan utamanya adalah lokan atau kerang air tawar dipakai sebagai pengganti daging. Alternatif masakan Minang  yang menarik untuk di coba".


Ah tiba-tiba jadi lapar yaa




Photo AlbumSEGARA - ANCOL (10 photos)Oct 31, '07 4:39 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd

Ancol Bay, 17 Okt 2007 


Libur lebaran kemarin ngelencer iseng ke Ancol barengan Iyus, Arin, Nang en Mia..ceritanya mau nengok SEGARA, Resto dengan konsep outdoor yang baru aja soft opening mid september 2007 ini. Letaknya persis bersebelahan dengan restoran JIMBARAN di area Carnival Beach, Ancol. 


Konsepnya adalah outdoor resto , cocok juga buat bikin Outdoor Wedding Party, dengan view langsung menghadap pantai, banyak yang bilang nuansanya mirip-mirip KuDeta di Seminyak Bali.....enak lah buat leyeh-leyeh... Atau semisal takut kedinginan kena angin pantai, bisa pilih meja di area indoor dekat Lobby.


Paling pas sih enaknya datang ke sini pada saat sore hari mendekati saat sunset..  


Pilihan menunya belum terlalu banyak..karena kita emang gak niat Dinner di sini jadi hanya pesan Moktail, juice dan makanan ringan saja seperti Calamari with Sour Creme dan Pizza (crispy pizza..favorit gue..yummy).... Harganya rata2 45 rb keatas plus tax 17,5% ...hmm well its quite expensive for us hihihi


Walau masih soft launching dan banyak yang perlu  improve di sana-sini...tetep saja SEGARA itu bisa jadi salah satu tempat asyik buat nongkrong di pingir pantai..its really kewl place to hang out !


ReviewReviewReviewReviewWarung Nasi WardaniJun 13, '07 1:52 AM
for everyone
Category:Restaurants
Cuisine: Asian
Location:Denpasar, Bali
Denpasar, Bali 28 Mei 2007

Menu makanan tradisional Bali sepengetahuan ku adalah Sate Lilit, Babi Panggang dan Nasi Campur.

Karena bukan pemakan "porky" & ingin mencoba makanan dengan rasa otentik alias bukan makanan tradisional versi cafe & restoran, maka pilihan pun jatuh ke Warung Wardani.

Warung Wardani tipikal warung rumahan yang kondang dengan Nasi Campur Balinya. It's pure Halal, 100% no pork hehehe. Letaknya memang agak jauh dari daerah turis (+/- Rp. 50 rb dengan taxi). Terletak di Jalan Yudistira no. 2 (it's one way!) kita tidak akan banyak menemukan banyak menu pilihan disini.

Jangan harap bertemu pelayan yang rajin menerangkan ini itu tentang Makanan Bali....jangan juga berharap bertemu 'bule-bule" menjadi teman makan siangmu, soalnya yang gw lihat justru banyak pendatang lokal yang ada dan itu di aminkan oleh supir taxi yang mengantar gue ke sana. Ruangannya juga sederhana, meja-meja makan dengan 4 kursi atau meja makan panjang. Dengan satu lemari display untuk memajang masakan yang siap di pilih oleh para pengunjung.

Nasi Campur nya disajikan terdiri dari Nasi putih yang dikelilingi oleh beraneka Lauk Pauk seperti Udang Goreng, Telur bumbu bali, sayur tumis kacang panjang, ayam suir, Sate Lilit, Sate Sapi & Sayur Nangka. Plus tidak ketinggalan Sambal Matah, sambal nan pedas khas Bali.

Rasanya ya benar-benar rasa masakan rumah, terasa pas di perut (entah kenapa Nasi Campur ala Warung Made terasa beda jauh dengan nasi Campur ala Warung Wardani..?)...bumbunya terasa sekali apalagi sambalnya...makan pun tanpa beban secara harganya murah meriah...

Kesimpulannya :
Gw suka sambalnya...
sate lilit nya juga enak, hmm tapi lebih mirip seperti otak-otak
Murah harganya ..tapi letaknya jauh di tengah kota
Agak kecewa dengan pelayannya ..soalnya gak bisa jawab pertanyaan gw tentang lauk-lauk Nasi Campur (ini makan apa nanya seeeh hihih)
Absolutely suka dengan es teh manisnya.. Teh Goalpara dengan air es yang diberi sentuhan Daun pandan..alamaaak nikmatnyaaa.....

WARUNG WARDANI
Jl. Yudistira no. 2
(0361) 224 398
Nasi Campur Rp. 17.500
Es Teh Manis Rp. 2.000





Photo AlbumNyam nyam di Kota Medan (40 photos)Feb 25, '07 11:24 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Medan, 22-24 Feb 2007

Oleh-oleh dari berbagai acara makan-makan selama di Kota Medan...
Lokasinya beda-beda antara lain : Tip Top Restauran di Kesawan, Restoran India Cahaya Baru di jln Cik Dik Tiro, Rest. Sinar Pagi jl Sei Deli, Lontong Pecak Kak Lin di Jln Cik Dik Tiro, Es campur depan gereja, Lontong Setan di jln Glugur, Jagung Bakar di Panatapan Brastagi...

Nyam nyam nyam...

Photo AlbumWelcome To Coffe AROMA (33 photos)Feb 9, '07 7:23 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Bandung, 9 Feb 2007

Kunjungan ke toko Kopi Aroma merupakan kunjungan tanpa rencana penuh kejutan. Siang itu aku tersasar pasrah bersama rekan-rekan kerjaku di PASAR BARU jalan OTISTA Bandung. Berasa enggan dengan pemandangan toko baju, tiba-tiba tersirat satu impian untuk menghirup aroma kopi fresh...yak KOPI AROMA. Dan sms info pun terkirim kalau Toko Kopi Aroma ada di Jalan Banceuy....okey tanyakan saja ke tukang becak lalu segera panggil taksi dan selamatlah aku dari keriuhan pasar yang mirip Tanah Abang itu.
"Sok atuh neng tinggal keseberang jalan saja..itu sudah Jalan Banceuy..lalu terus saja...nah diujung pas perempatan sebelah kanan itu Kopi Aroma....... Horeee ..! pucuk dicinta ulam pun tiba, ternyata yang dituju memang arahnya sudah benar.... dan kaki pun melangkan tergesa, lupa kalau semalam habis mengerang jatuh terkilir di Sierra..

Terselip diantara deretan toko onderdil mobil, motor dan toko material di kiri kanan, akhirnya kudapati toko tua itu. Bangunan pabrik dan gudang kopi yang menyatu dengan rumah dan toko masih tetap dipertahankan dengan gaya art deco sejak jaman Tan Houw Sian.sang pendiri KOPI AROMA.. . .khawatir melanggar hak privasi, dengan wajah harap aku memohon permisi untuk bisa sekedar jeprat jepret di dalam toko. Ternyata niat baik ku disambut melebihi ekspetasi. Sang pemilik, Pak Widyapratama, anak dari sang pendiri, dengan senang hati serta merta tanpa diminta mengajak saya ke gudang belakang melihat-lihat proses pembuatan biji kopi siap pakai.

Dengan ramah beliau pun menerangkan bahwa proses yang dia lakukan berbeda dari pabrik lainnya. Tidak ada proses instant disini, sama seperti kita hidup, segala sesuatunya harus dilakukan dengan proses. Kopi yang dihasilkan oleh kopi aroma merupakan kopi yang telah diperam selama 8 tahun sebelum digiling (katanya untuk menurunkan kadar asam). Dengan diturunkannya kadar asam, justru disitulah timbul khasiat dari meminum kopi. Tidak akan bikin kembung karena semua proses dilakukan secara tradisional tanpa ada campur tangan zat kimia. Siapa duga kalau dari penjelasannya, disebutkan pula bahwa khasiat kopi itu salah satunya bisa menurunkan kadar gula dalam darah dan bisa mengeringkan luka.

Tak lupa diimbuhkan pula filosofi hidupnya yang membuat aku angkat tangan "Memproses kopi tidak bisa dengan kebohongan, misalnya kopi yang masih baru disebut sebagai kopi yang sudah tua. Hidup ini untuk titipan dan koneksi saja, nanti pada akhirnya ada balasan"

Beliau tunjukkan pula bagaimana perbedaan antara biji kopi yang baru dipetik dengan biji kopi yang sudah disimpan setahun, 8 tahun dan mana yang siap untuk dipakai. Untuk biji kopi arabika, butuh penyimpanan selama delapan tahun. Sementara biji kopi robusta, lima tahun. ck ck ck ck. benar-benar tidak menyangka sebegiu rumitnya membuat bubuk kopi. Untuk menjaga mutu hanya biji-biji kopi terbaik saja yang diambil , antara lain dihasilkan dari daerah Aceh, Medan, Toraja. Semuanya hasil lokal Indonesia dan hanya ada 2 jenis yang dipakai yaitu Arabika dan Robusta.

Disebutkan pula bahwa semua mesin dan peralatan yang digunakan masih asli seperti pertama kali berdiri di thn 30 an... mesin timbang, mesin panggang, Peralatan usaha, lemari, rak, mesin kopi pemisah biji kopi, mesin gilingnya, Toples kaca, poster sampai juga dengan travo listrik...semua masih bagus dan terawat. hingga kemasannya pun tetap dipertahankan gaya tahun 1930-an. Bahkan didepan pintu masuk gudang dipajang 3 buah sepeda ontel milik sang ayahanda sebagai memoribilia atas segala jerih payah dan usaha keras beliau.

Sambil memperlihatkan proses pemanggangan biji kopi, dijelaskan bahwa tidak ada gas atau minyak tanah untuk memanggang biji kopi di sini. Hanya ada batang kayu karet yang digunakan, karena di situlah aroma dan khasiat kopi dihasilkan. Setelah itu sangrai/panggang, biji kopi lalu disimpan dalam karung goni dan bukan karung plastik agar tetap kering.

Setelah itu kami pun beranjak ke sebuah ruangan. Tak dinyana dibalik pintu yang tak seberapa besar itu tersimpan harta karun dalam bentuk beratus-ratus karung goni yang berisi biji kopi. "Karung yang bila dipukul berasa lunak itu berisi biji kopi yang masih baru di keringkankan dibawah sinar matahari selama 7 jam. Kalau yang berasa padat dan keras itu sudah 8 thn" Wow sejenak aku berasa seperti Paman Gober dalam gudang uangnya..hehehehe.

Puas berpetualang di gudang belakang toko, aku pun beranjak ke depan siap untuk melakukan transaksi dagang. Wah ternyata sedang ada proses shooting dari stasiun Trans7, katanya untuk acara Asal Usul...."Mbak mau dishoot gak..plus wawancara..sekalian saja kalau mau beli dulu" Yup, 1/4 kg kopi arabika seharga Rp. 9.500 dan kopi Robusta 1/4 kg seharga Rp. 7.500 pun bepindah tangan..dan akupun diwawancara sambil di shoot kamera... huehehe benar-benar kunjungan penuh kejutan .

TIPS :
"Maoe minoem Koffie selamanja enak?
aromanja dan rasanja tinggal tetep, kaloe ini Koffie soeda di boeka dari kantongnja harep di pindahken di stopfles atawa di blik jang ter-toetoep rapet.
Djangan tinggal di kantong!

KOFFIE FABRIEK AROMA, BANDUNG
Jalan Banceuy 51, Bandung
022 4230473




Photo AlbumWarong Shanghai Blue 1920 (16 photos)Dec 11, '06 2:12 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Sunday Nite, Dec 10th 2006

Beberapa waktu lalu, aku sangka restoran ini letaknya cuma ada di Hotel Tugu Malang, tapi waktu melihat ulasan di Majalah Tamasya edisi Des 2006, surprise juga mendapati kalau Restoran ini ternyata ada di Jakarta. Akirnya waktu 'mampir' disitu kemarin…tanya punya tanya dengan seorang waiternya, memang restoran yang pertama awalnya ada di Hotel Tugu Malang yaitu Shanghai Tea House check this site : http://www.tuguhotels.com/shanghai_blue1920

Kemudian baru tgl 30 Agt 2006, Tugu manajemen Hotel membuka restoran dengan konsep serupa dengan nama Warong Shanghai Blue 1920 (WSB 1920) ini di Jakarta. Lokasinya ada di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, bersebelahan dengan Restoran Samarra-Pasar Sate & Wine dan berdekatan juga dengan lokasi Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih yang ramai itu.

Waktu baru masuk ke dalam restoran ini, pesona dekorasi dan interior yang detail dari restoran yang menggusung konsep warung batavia tahun 1920 an sudah terasa..yah kira-kira perasaan yang tercipta sama waktu aku pertama kali datang ke Dapur Babah dan Loro Jonggrang... Perasaan penasaran untuk melihat-lihat sekeliling ruangan ; misterius, sekaligus juga ada suasana romantisnya hehehe. Sangat dekoratif dan khas sekali seperti halnya dengan restoran-restoran lainnya milik Hotel Tugu Mgmt.

Mengutip dari narasi yang dituturkan di buku Menunya...semua menu di restoran ini merupakan warisan dari seorang wanita batavia yang bersuamikan peranakan Cina bernama Mpok Siti Djaenab. Jadilah masakan yang disediakan di WSB 1920 merupakan kombinasi unik dan istimewa dari makanan Babah Peranakan dari Pulau Jawa, Betawi dan Shanghai...ada 4 jenis menu yang disajikan : Masakan Betawi, Sanghai Art Deco, Betawi Steam Cuisine, dan Drunken Seafoood ...

Sebagai orang awam yang tidak begitu paham bagaimana harus mengulas cita rasa suatu makanan yang baik dan benar seperti layaknya seorang pakar Bondan Winarno :p...., aku sih cukup menikmati menu yang aku pesan yaitu Untuk main coursenya Bebek Panggang Shanghai Blue salah satu andalan restoran ini dan Masakan Sayur Miss Nancy. Bebek panggangnya yummy, bumbunya terasa dan cukup empuk..hmm tapi porsinya cukup mengejutkanku..soale sedikit bangeet...gak sepadan sama harganya hihihihi) . Untuk minumannya aku pesan Meikwei-Meikwei Moctail (segaaar pisan) dan dessert Es Shanghai Blue...(it's really in blue appearance..hehee)

Datanglah pada saat malam minggu, karena ada live performance di Jazz Room....waduh-waduh terlambat sehari doong..at least aku sudah tak penasaran lagi... WSB 1920 so lovely..


Warong Shaghai Blue 1920
Jl. Kebon Sirih Raya no. 79, Jakarta Pusat
Telp : 021-391 8690
Fax : 021-391.8675
shanghai-blue@tuguhotels.com
www.tuguhotels.com

ddd
dThumbnaild
ddd
Friday, Dec 8th 2006

Lunch time, Dina told me that she had a plan shopping at Mall Taman Anggrek, West Jakarta..not to think twice i aggreed to join with her...and asked her whether she wants or not to try "chocolate lunch party" at Reed Chocolate Culture...
I've been read about this Cafe that spesialised in chocolate (my favorite) things like praline, Cakes, dessert and beverages. Looks interesting to try.
We ordered :
Classique Ice Chocolate : dark chocolate mixed with chocolate and vanilla ice cream (Dina n Nancy told me that its too sweet..hmm guess u girls should add more ice cube for the balance...hihihi)
Orange Citrus Ice Chocolate : a combination between orange and chocolate, not too sweet as Classique...i love this
Strawberry Chocolate Fondue : the most expensive menu we had (Rp. 57K), it came in Medium portion of fresh strawberry with a small cup of chocolate ; enough for 3 of us...love the red colour of strawberry and the taste of chocolate, but i think the chocolate was too sticky..can't dip the strawberry easily.
The Pastas series : Fettucini Carbonara and Beef Lasagna...so so so

Next visit i want to try Chocolate Amour...hehehe..

PS : For the complimentary, print the voucher (with colour, not black n white) for buy one get one promotion. Valid only at weekday. Just download it from http://www.reedchocolate.com.
REED CHOCOLATE CULTURE
Mall Taman Anggrek, 1st F1 #179-180
Ph : 021-686-03545





Photo AlbumBandung Trip : Roemah Nenek (14 photos)Sep 7, '06 9:54 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Minggu, 3 Sept 2006

Setelah putus asa bermacet ria di area Cihideung demi cuma mendapatkan sekotak stroberi (non petik sendiri), giliran wisata kuliner menjadi tujuan. Main objectnya..cari rumah makan yang gak terlalu mahal tapi suasana enak...plus yummy tentunya...Yuk nyoba makan di ROEMAH NENEK.....!!

Roemah Nenek ini menempati rumah bergaya art deco thn 20an yang banyak di jumpai di area itu..kalau masih ingat suasana rumah di Yoghurt Cisangkuy yang kebetulan lokasinya juga di situ-situ juga..kira seperti itulah bentuk bangunannya, hanya saja interior dan suasananya berbeda.

Makan di Roemah Nenek sepertinya bisa bikin betah...soalnya auranya memang cozy banget, rimbun dan banyak ruang terbuka yang bisa dijadikan tempat makan bareng. Buktinya waktu sampai, rata-rata yang datang berkelompok atau keluarga..bahkan sepertinya ada yang sedang arisan keluarga di ruang dalam.

Ingin lebih merasakan nuansa Roemah Nenek di masa silam? Pilih meja di ruangan dalam, di situ ada sebuah ruangan bergaya art deco dengan gramofon tua, jam dinding, lukisan-lukisan tua dan radio antik, sebagai salah satu unsur dekoratifnya. Plus lemari hias berikut pajangan yang jelas-jelas jadoel punya... sayang sekali aku kehabisa baterai jadi gramofon dan hiasa porselain di kursi antiknya gak sempat kuabadikan buat kenang-kenangan.

Satu hal antik yang menarik adalah tungku pembakaran yang terletak di depan...kirain cuma pajangan, ternyata sungguhan....pakai kayu bakar juga lhoo..

Dari sekian banyak variasi menu yang terbagi dalam menu Eropa dan Indonesia, menu khas seperti Sosis Roemah Nenek dan Nasi Merah Bakar adalah salah satu menu yang patut dicoba.

Sosis ala Roemah Nenek enak sekali. Disajikan bersaman gratin potato yang uenaaakk dan taburan keju permesan plus brokoli, irisan tomat, letuce dan selederi sebagai garnishnya...Ini salah satu menu favorit andalah Roemah Nenek.

Ada lagi menu andalan lainnya yaitu Nasi Merah Bakar. Mirip nasi timbel, cuma yang dipakai adalah nasi merah. Nasi merahnya dibungkus daun pisang, lalu dibakar dan disajikan secara potongan ala shusi bersama-sama dengan pepes ayam kampung muda, lalapan, sambal terasi dan kerupuk....

Roemah Nenek
Jl. Taman Cibeunying Selatan no 47 Bandung
Telp (022) 727.1745

Photo AlbumDAPOER (23 photos)Aug 24, '06 6:57 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Lamandau, 21 Agt 2006.
18 Agustus kemarin giliran Mamah yang tiup lilin. Tanya sana sini jadual masing-masing, akhirnya baru bisa kumpul 3 hari kemudian. plus menurut sms yang gue terima 'dress code'nya adalah merah putih.. waduh semoga gak di kerek ke tiang bendera aja nih kalau lagi kumpul... Mengikuti arahan dari ABG Benhil sebagai salah satu EO nya, walhasil melajulah siang itu gue bareng si Om en ABG Mesum naik Jippy ke arah Restoran DAPOER yang baru dibuka kira-kira Juli 2006 lalu tepatnya di jalan Lamandau III tidak jauh dari Blenger Burger dan berseberangan dengan jajaran kios bunga Barito, Jakarta Selatan.

Memasuki resto DAPOER sendiri, ambience yang ingin diciptakan adalah back to 50’s-60’s.. apalagi didukung dengan bentuk bangunan megah berlantai dua serta dekorasinya seperti koleksi hiasan dinding piring antik, lemari kayu, meja makan marmer, meja dan kursi kayu berpadu dengan lantai ubin yang masih asli dari jaman baheula...sepertinya kalau ditambah dengan alunan musik tempoe doloe jadi bakal lebih oke deh...keroncong Tugu misalnya hehehehe

Bekonsep sebagai restoran keluarga dengan menu masakan Indonesia, pilihan makanannya cukup beragam dengan nama yang cukup unik semisal Nasi Goreng Mas Lik, Soto Ajam Gerobak, Rawoen Banyuwangi dll.

Banyak sudut-sudut dan ruangan yang bisa dipakai untuk makan bareng keluarga atau teman, ngobrol di ruang tamu, duduk minum kopi di teras yang asri, atau silir-silir menikmati angin sore sambil melahap poffertjes di balkon. Mau foto-foto ala jadoel ?…bisa banget…

Sayang kali ini kok temen2 gue kayak si Mbok, Nenek en Cici kok gak pada narcis ya…padahal foto di gerbang masuknya bagus …ada hiasan bendera merah putihnya lagi…masih suasana 17an gitu lhooo….

Photo AlbumNyabu di Jalan Tanjung (8 photos)Aug 8, '06 6:21 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Minggu pagi, 5 Agt 2006

Nyabu alias nyarap bubur (ayam) memang salah satu menu favorit gue..nah ini salah satu tempat strategis buat nongkrong yang lumayan sering gue datengin. Tepatnya di Jalan Tanjung, Menteng Jakarta Selatan....

Rasanya kena di lidah gue, buburnya gurih, ayamnya juga....walau gak pake kuah rasanya tetap uenaaak...

Jualannya cuma sabtu en minggu..mulainya dari pagi hari. Gerobak yang nangkring persis depan rumah gedongan yang konon milik om Bambang Tri ini larisnya bukan main..katanya siih sehari itu bisa ngabisin 48 ekor ayam kampung plus 4 panci besar bubur....bisa jadi kali yaa...soalnya walaupun semangkok bubur dipatok harga Rp. 8.000,- tetep aja banyak yang singgah untuk makan atau sekedar take away...

Nah ini foto-foto kemaren minggu waktu ganjel perut sebelum acara udar-ider bareng Ajeng en Dina....

*PS : seporsi ama setengah porsi harganya sama aja...daripada rugi beli aja seporsi*


Photo AlbumJalan-jalan di Bogor-Cafe Dedaunan (13 photos)Jul 24, '06 6:11 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Bogor, 23 Juli 2006
Kebon raya Bogor tidak melulu tanaman. Ada satu tempat favorit lainnya untuk mengisi perut disini, bahkan untuk sekedar melepas lelah sembari menatap hijaunya rerumputan dan indahnya kolam teratai selain dengan cara menggelar tikar di rerumputan.

Kafe Dedaunan the prefect place to enjoy the beauty of Bogor botanical garden.....sepertinya cukup romantis ya kalau having dinner di sana..... :-)

ReviewReviewReviewReviewReviewCafe DedaunanJul 24, '06 5:53 AM
for everyone
Category:Restaurants
Cuisine: International
Location:Kebon Raya (Botanic Garden) Bogor
Salah satu resto favorit gue...dimana makanan lezat berpadu dengan indahnya pemandangan...benar benar kombinasi yang ciamik....

Selepas berkeliling kebun raya, adalah saatnya menikmati udara segar di sore hari dengan ditemani secangkir kopi dan sepiring pofertjes....sepertinya sudah tak terbantahkan mengapa gw enjoy banget makan di tempat ini...

Jam buka : 9.00 am -10 pm (11.pm at Saturday)

Just be there....and indulge your self..



Photo AlbumJalan-jalan di Bogor - De Koffie Pot (11 photos)Jul 24, '06 4:31 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Bogor, 23 Juli 2006
Saat terang merona menjadi gelap, langkah pun rehat sejenak di tujuan terakhir sebelum kembali ke Jakarta, De Koffie Pot, kedai kopi ala Starbucknya Bogor....

Bertempat di gedung tua THE COLONIAL yang di renovasi menjadi tempat usaha dengan arsitektur modern, de koffie pot tempat yang cukup menyenangkan untuk hang out bareng teman...Waktu ke sana banyak ABG lagi ngrumpi...hmm kita juga termasuk ABG khaan.... ;-p

ReviewReviewReviewReviewDE KOFFIE-POT, BOGORJul 24, '06 2:35 AM
for everyone
Category:Other
Located at the corner of Jalan Sempur and Jalan Salak. Bogor, this is a quite nice and cozy place to chat with friends. Has a few comfy sofas, minimalis interior, modern style and the Coffee is quite good. Served like other int'l coffe shop like Starbucks or Coffe Bean. Try its espresso, cappuccino, Fruit Based Drinks, Flavoured Tea, Cheesecake, Black Forest, Croissant and Club Sandwich.
Range price between Rp. 6-30 K (excl tax and service 10%).
Credit card allowed for minimal purchase payment Rp. 100K. No Debit Card ;-p

De Koffie - Pot
Jl. Salak no 6
Bogor
Telp: 0251-323113

my pics: http://deesm.multiply.com/photos/album/28


EventFESTIVAL JAJANAN BANGOJul 4, '06 3:56 AM
for everyone
Start:     Jul 15, '06 4:00p
End:     Jul 15, '06 10:00p
Location:     Lapangan Banteng, Jakarta Pusat
Kecap Bango mo ngadain Festival Jajanan Bango, 15 Juli 06, Lapangan Banteng, 16:00-22:00.
Enni Acare bakal ngidangin 45 kang jual makanan asli Betawi punye gaye, kaya` : Gabus Pucung, Pecak Gurame, Ketoprak Ciragil, Gado-gado, Ice Cream Ragussa, Nasi Uduk Kebon Kacang, Dodol Betawi, Bubur Surah Betawi, jajanan pasar, dll. Ade juga Tanjidor, Lenong betawi ame layar tancep, permainan jaman dulu (kayak congklak,bekel, krambol, dst).

Ente Bisa dapetin makanan dan masakan khas Betawi di situ bari
Jongkok atawa gelaran dah...,asal tongkrongan ente muat aje....bocah2 kite pun bisa pade maen permainan jadul.

Jadi kalo ente ade tempo, dateng aje ke sane, bisa
parkir didalem Taman Lapangan Banteng atawe diparkiran
mesjid Istiqlal, kendaraan umum juga banyak.

Waktunye sore-malam, bukan tengari jadi kagak panas-panasan dan ente bisa bawa ncang,ncing,nyak babe sekalian. Semuenye terakhirnye nongton layar tancep dah.....

Buat nyang ngelebok...., atawa buaya makan dan begundal layar
tancep, Silahkan....silahkan.....

ReviewReviewReviewReviewReviewDESSERT ONLY Jul 2, '06 10:27 PM
for everyone
Category:Other
Sunday, 2 July 2006

On my way back to parking lot, i found this little cozy place at La Piazza Kelapa Gading. Located near to Pizza HUT, DESSERT ONLY serve its delicious cake together with THE TEA GALERY. Attracted with its pink strip line packaging box, I ordered (take away) its cute mousse dessert "Chocolate Indulgence". Rp. 16K (excl tax 10%). The packaging is beautiful and neat. The mousse is very soft, taste very delicious, not too sweet, like melted in my mouth ;p
I luv it...next time i'll be back.

*DESSERT ONLY at THE TEA GALLERY*
-La Piazza, Level Ground, Shop no 3B
Kelapa Gading Jkt
-Senayan City, Level 5 Shop no 37
www.dessertonly.com





Photo AlbumOleh-oleh Olah Lidah di Menado (36 photos)May 29, '06 10:59 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
All pics taken by my self along Menado Mainland trip 26-28 May 2006
Lokasi di mana menu ini di temukan :
- Minahasa Prima Resort, Tasik Ria
- Bukit Kasih Tomohon
- Kawangkoan
- Hotel Central, Jln Sam Ratulangi Menado
- Dabu-Dabu Restauran, Jln DI Panjaitan
- Danau Tondano Restaurant, Tondano Lake
-Warung Bubur Tinutuan belakang Hotel Central
- Cella Bakery, Jln Tikala

Blog EntryMenjajal Nasi Uduk Kebon Kacang May 15, '06 10:48 AM
for everyone

Minggu Malam, 14 Mei 2006

Setelah urun saran dan pendapat sehubungan sedang dalam fase tight money policy, aku bersama teman-teman sepakat merayakan ultah dua orang teman kami di suatu tempat yang masuk kategori "non resto".... Intinya sih walau murah meriah judulnya tetap bisa kumpul bareng celebrating yang sedang tambah umur. Karena yang tercetus temanya adalah makan nasi uduk, akhirnya pilihan pun jatuh ke warung Nasi Uduk Kebon Kacang Hj. Ellya.

Sebenarnya siiih kalau boleh jujur yang namanya menu nasi uduk itu bukan dalam top priority ku untuk di buru...tapi dibanding rasa penasaran pengen tahu kehebatan rasanya jadilah malam itu aku melaju ke arah Jakarta barat. Tepatnya ke jalan pesanggrahan Raya, persis di depan Pempek Pa'Raden sebelah persis dengan Sandwich Bakar Kedai Kopi yang super ramai itu.

Begitu kita duduk, nasi uduk imut-imut di bungkus daun bertabur bawang goreng sudah terjejer rapi di atas meja, kita tinggal pesan teman-temannya seperti Ayam Goreng, Empal, Tempe dan Tahu Goreng, Sate Usus, Ati Ampela, Lalapan, Pete bakar, Asinan dan tentu saja sambal kacang dan sambal terasi.

Walau gak segarang teman-teman yang lain , sebungkus nasi uduk rasanya cukup mengobati rasa keingin tahuan ku..ternyata nasi uduknya memang enak ...lembut dan guriih...  Empalnya juga empuk , ayam gorengnya crispy...Bisalah memancing selera buat non penggemar nasi uduk macam aku ini. Cuma sayang sambal terasinya gak terlalu pedas..too sweet, dan gak terlalu berkesan menurut seleraku ..hehehe.

Warung yang tidak seberapa besar ini ternyata memang tidak pernah sepi pengunjung, walau suasananya gak seheboh tetangga sebelah, tapi setiap meja selalu tidak pernah nganggur lama. Tapi kalau orang yang senangnya makan dalam udara sejuk ber AC..yang ada hanyalah Angin Cendela hehehe jadi siap-siap aja bawa kipas manual ya....

Selesai menyeruput es jeruk segar yang makin menyamankan perut, datanglah bon tagihan ke atas meja..hmm setelah cek & ricek total Rp. 217.000 untuk menu makan malam lengkap untuk 9 orang rasanya misi tight money policy party tercapai hahaha...

KEDAI AYAM GORENG & NASI UDUK KEBON KACANG HJ. ELLYA
Jl. Pesanggrahan No. 169
Kembangan
Telp (21) 709 78034 / 707 51712

 

 

 

 


 



© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help