Dewi's posts with tag: diving

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag diving
ReviewReviewReviewReviewSHARK TROUBLEApr 13, '08 7:30 AM
for everyone
Category:Books
Genre: Nonfiction
Author:Peter Benchley

Buku setebal 186 halaman dengan bahasa yang mudah dipahami, setelah dibaca ternyata isinya bukan mengenai "kejahatan hiu" sebagaimana di visualisasikan dalam film "JAWS" - yang diambil dari buku karangan beliau juga - tapi lebih cenderung meluruskan pandangan negatif  tentang hewan ini Mungkin semacam permintaan maaf pak Benchley kepada kaum Hiu akibat ephoria negatif tentang hiu dari film JAWS.


Dalam buku ini, Benchley banyak menulis tentang ilustrasi, contoh kasus, pengalaman pribadi beliau termasuk selama menyelam dan perjumpaannya dengan berbagai jenis hiu , ajakan untuk melihat kehidupan hiu dari sisi yang berbeda serta binatang laut lainnya. Termasuk cerita menarik tentang sebuah desa nelayan yang menggambarkan ekosistem laut dan bagaimana hubungannya dengan manusia yang hidupnya bergantung kepada kehidupan laut di sekitarnya.


Selebihnya dari buku ini yang paling menarik bagi saya adalah pelajaran bagaimana perilaku kita seharusnya di dalam laut dan segala resikonya. Laut dan kehidupan di dalamnya adalah misteri besar yang masih banyak belum terungkap manusia...dalam kapasitas manusia, begitu saya berenang atau menyelam ke dalam laut, saya adalah tamu...saya adalah mahluk asing yang datang kerumah orang lain untuk berkunjung dan bertamu, melihat-lihat keindahan rumah mereka.... We should respect to each other to share the ocean..... we're living equally in this world, aren't we.


Berikut adalah review yang diambil dari situs http://www.peterbenchley.com/newbook.htm


Shark Trouble
by Peter Benchley


Master storyteller Peter Benchley combines high adventure with practical information in Shark Trouble, a book that is at once a thriller and a valuable guide to being safe in, on, under, and around the sea. The bestselling author of Jaws, The Deep, and other works draws on more than three decades of experience to share information about sharks and other marine animals.


"Shark attacks on human beings generate a tremendous amount of media coverage" Benchley writes, "partly because they occur so rarely, but mostly, I think, because people are, and always have been, simultaneously intrigued and terrified by sharks. Sharks come from a wing of the dark castle where our nightmares live - deep water beyond our sight and understanding - and so they stimulate our fears and fantasies and imaginations."


Benchley describes the many types of sharks (including the ones that pose a genuine threat to man), what is and isn't known about shark behavior, the odds against an attack and how to reduce them even further - all reinforced with the lessons he has learned, the mistakes he has made, and the personal perils he has encountered while producing television documentaries, bestselling novels, and articles about the sea and its inhabitants. He tells how to swim safely in the ocean, how to read the tides and currents, what behavior to avoid, and how to survive when danger suddenly strikes. He discusses how to tell children about sharks and the sea and how to develop, in young and old alike, a healthy respect for the ocean.


As Benchley says, "The ocean is the only alien and potentially hostile environment on the planet into which we tend to venture without thinking about the animals that live there, how they behave, how they support themselves, and how they perceive us. I know of no one who would set off into the jungles of Malaysia armed only with a bathing suit, a tube of suntan cream, and a book, and yet that's precisely how we approach the oceans.


"No longer. Not after you've read Shark Trouble.


 



*PS : Thanks to my ex buddy HWBY who introduced me to this interesting book*


Photo AlbumPANIIS-BADUL TRIP (53 photos)Feb 4, '08 2:45 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
2-3 Februari 2008

Trip pelarian dari Jakarta yang sedang dilanda heboh "fenomena alam" banjir yang bukan 5 tahunan lagi ...tak dinyana nun jauh di Paniis, Sumur Pandeglang matahari masih bersinar cerah ceria..kegiatannya apalagi selain diving, snorkling dan menanam rumah beton terumbu karang...

Divingnya sendiri tidak terlalu istimewa..pada saat turun di spot pertama malah visibility jelek sekali karena areanya sendiri berpasir dan tidak banyak karang yang bisa dilihat....namun di spot kedua tempat rekan2 WWF melakukan monitoring..terumbu karangnya lebih kaya..banyak parrotfish, butterfly fish dan angel fish...
Satu catatan kecil mengenai Pulau Badul yang kecil mungil itu..yang kata twen luasnya bisa dihitung 80 langkah..pulau berpasir putih dengan lautnya yang biru jernih..dengan prasasti larangan praktek penggunaan bom dan potassium, namun kini justru eksploitasi pasir yang marak...moga-moga kelak 10 tahun lagi keberadaannya masih ada ...

EventEND YEAR DIVING TRIP : WAKATOBIDec 21, '07 1:17 AM
for everyone
Start:     Dec 25, '07
End:     Jan 2, '08
Location:     WAKATOBI
Alhamdullilah satu lagi dari sederet 'my wishing list diving destination' akan gue sambangi di penghujung tahun 2007.

Hopefully akan menjadi suatu penutupan yang manis di tahun 2007 yang berat ini.

Bye Jakarta..see ya next year !!

ddd
dThumbnaild
ddd

Pulau Sangyang, 10-11 Nov 2007


 


Foto-foto dokumentasi waktu ikutan program Reef Monitoring bareng National Geographic Indonesia,Planet Diving, Indonesia Reef en Yayasan Terumbu Karang Indonesia. Sempet terpending 2 minggu dari jadual seharusnya..akhirnya tgl 10-11 Nov 2007  kesampaian juga jadi sukarelawan program Reef Monitoring di Pulau Sangyang, Banten. Teamnya sendiri terdiri dari 8 orang : gue, Abby en Roni sbg relawan; Nuggie en Toto dari Terangi, Debbie dari NGI, Ronnie dari Planet Diving en Sari dari Indonesia Reef. Lalu ada Pak Dede juga yang sayangnya cuma bisa gabung sehari saja.


 


Sebetulnya ini bukan kunjungan diving yang pertama ke Pulau Sangyang, mungkin sudah 3 atau empat kali ke sini..tapi Sangyang masih tetap menarik buat gue, soft coral garden dengan schooling fishnya…nudibranch dimana-mana …bahkan kali ini juga dapat surprise di dive site Legon Waru...dive site yang biasanya anteng ini, tumben-tumbenan berarus lumayan kencang..Divingnya sendiri sebanyak 5x dive, hari pertama 3 dive dan hari ke dua sebanyak 2 dive...3 diantaranya digunakan untuk kegiataan Reef en Fish monitoring.


 


Di team kecil ini,  gue kebetulan kena tugas mendata jenis-jenis ikan ..secara ini baru pertama kali, waktu adaptasi di dive pertama berasa ribet banget...turun sambil popping sambil pegang papan data plus “gambar contekan”.. eh begitu sampai dititik awal pengecekan, baru ketahuan papan data gue gak ada lagi ...lha perasaan dari tadi gue jepit di badan gue hahaha..celingukan sana-sini, thanks God, tiba-tiba dari sebelah gue Toto dari Terangi melambai2 kan papan itu...hihihi you're my Hero deh !..


 


Melakukan sensus ikan bawah air juga beda dengan fun dive…teori waktu technical meeting sama praktek di bawah air ya beda .. sepertinya sudah yakin banget hapal jenis ikan2 mana aja yang harus di data....begitu di bawah air...hmmmm they all like same hehehe..beti… divingnya harus pelan-pelan sekaligus control bouyanci, perhatikan baik-baik bentuk badan, sirip dan mulut si ikan...belum lagi ikan  kan rata-rata berenangnya 'scholling', seliwar seliwer cepet banget. tidak mungkin banget menghitung detail..jadi data populasinya cukup secara garis besar saja.. :-)


 


But most of all, ini adalah suatu pengalaman baru....new dive buddies...new activities..new friends...dan tentu saja harus belajar lebih banyak lagi...siapa tahu bisa join lagi di acara serupa dengan tempat yang berbeda *wink wink*


 


Foto2 : by Teddy en Dewi



VideoSCUBA CATOct 3, '07 9:44 PM
for everyone

Dulu dikirimin foto sama Mbak Buddy Iyus judulnya Cat Diver


Nah tadi pagi dikirimin e-mail dari Om Buddy Herry video ini... waktu dibuka .... jreng jreeeeng  SEEKOR KUCING SEDANG MENYELAM !
whoaaa...akhirnya kenyataan juga..ada kucing en anjing bisa diving....lha kucing kan biasanya takut banget sama air....! hiks rasanya takjub...terus girang..terus berdebar-debar *lhoooo??* wakakak


gemes bangeeet liatnya mana ini kucing cakep banget yaaak...looks confident and calm..hihihi..


God please please send me a cat diver .....


*VIDEO DIAMBIL DARI www.youtube.com*



Buddies tx yo atas kirimannya


scuba cat.flv (3.2 MB)

Photo AlbumBALI TRIP : DIVE TULAMBEN (22 photos)Jun 18, '07 8:44 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Tulamben, 31 Mei 2007
Dive Spot : Liberty Wreck & Dropp off Wall

*Kunjungan ke dua kali diving di Tulamben area....no glory but popping trouble..no buddy but my Dive Guide...*

Sebetulnya gak pengen2 banget nge-dive, tapi banyak bisikan-bisikan yang bilang sayang sudah di Bali gak turun main air.....ya sudah, niatan loba gaya pun keluar juga akhirnya.
Budget mepet tapi maunya ke Nusa Penida, akhirnya cuma klop dapetnya di Tulamben hihihi....
Kemaruk minta 4x dive..baru 2 x dive aja sudah nyaris budeg :p

DIVE I : LIBERTY WRECK
Visibility gak bagus, boleh dikata butek untuk ukuran Tulamben gara-gara semalam sebelumnya Tulamben baru di guyur hujan,
Setelah terengah-engah kena gelombang laut waktu beach entry , gantian masalah klasik gue datang..popping trouble sampai mati gaya !! semuanya jadi bikin gak nyaman..bikin boros ngisep oksigen di bawah, cuma dapat 50 menitan dari jatah 210 bar tahu-tahu tinggal 30 bar ! weleeeh gak bener nih...
Dibawah gw juga sempet penetrasi ke dalam wreck' ..celingak-celinguk gak banyak yang baru..Nudi gak ketemu padahal bolak balik 'mask clearing', ternyata gak jernih-jernih juga..ealaaah rupanya memang dari sononya visibilty nya lagi gak oke
Ketemu Scorpion Fish … nyaruu banget diantara karang-karang…bumphead parrot fish, bat fish & yellow tail fish besar-besar lumayan banyak berkeliaran…lagi-lagi sweet lips Tulamben yang terkenal ganjen suka dekat-dekat para diver sibuk mengerubung minta remah-remah .. wah fishy..maaf saja ya ..no feeding time !

DIVE II : DROP OFF WALL
Visibility membaik, beach entry lancaar, popping tidak masalah….lumayan banyak yang dilihat…Nudi branch, Siput Laut, Hairy Crab (baru ketemu pertama kali nih) bahkan ketemu Mantis Shrimp yang lagi ngumpet di dalam liang….try our luck seaching for Pygmi..hihihi tentu saja gak nemu…

DIVE III : ternyata rada-rada budeg..divonis divingnya next time saja hiks hiks :-(

NIGHT DIVE : Just in your dream !! hahaha (padahal malam itu purnama..cita-cita gue "Fulll moon Dive" gak kesampean deeeh)

PS : ANYONE ANY CLUE FOR PICS NO 12 & 13 .... ??

All Underwater pic Taken by Putu



EventCLEAN UP DAY - POSTPONED ISLANDApr 9, '07 10:53 PM
for everyone
Start:     Apr 21, '07 06:00a
Location:     Postponed Island, Serang Banten
It's Kartini Day..but it also Earth Day..planning to join Clean Up Day event with Planet Diving, Sahid.

This simply thing just a simple tool for myself ..to keep the awareness of marine life protection effort...

Indeed they do still need our help..

Blog EntryMenunda Penat di Pulau Tunda..Apr 8, '07 7:00 AM
for everyone
 
Buddy “Yuk kita diving di Pulau Tunda…”

Aku “hmm bisa gak ya…mau siih ..yang dekat Sangyang itu yaa…..?”

Buddy “iya..”

Aku “deketan mana sama Postponed Island ?

Buddy “walaaah Pulau Tunda itu ya sama dengan Postponed island..   :-D”

Aku *mikir sejenak*…(malu dikit) …”waah…iya yaah Posponed kalo di terjemahin kan jadi Tunda (ditunda/menunda)…hahaha”

 

Curi-curi waktu setelah hampir 8 bulan tidak menyelam, here I come…nangkring di Tempat Peristirahatan km 68 Tol Jakarta – Merak tepat jam 7 pagi  menunggu rombongan lain peserta Dive Trip Postponed Island yang dikoordinir  oleh Planet Diving, Sahid Jakarta.

 

Wah senangnya lihat muka-muka laut…(hmm maksudnya…para sesama diver)…lihat tangki O2 .. and my lovely Oceanic islander yang nyaris mewek garing di gantung di kamar 

 

Setelah berkumpul dan menyelesaikan urusan administrasi, perjalanan pun di teruskan. Lepas dari tol exit Bojonegara..tidak berapa lama tampak laut di sisi jalan..ahhh laut..laut..laut … akhirnya aku menyongsong laut lagi. Dari Pelabuhan Karang Hantu, rombongan kami yang terdiri dari 20 orang siap menuju Pulau Tunda alias Postponed Island. Dengan menggunakan 2 kapal kayu berukuran sedang,  perjalanan pun dimulai. It was sunny…ombak lautnya juga flat bikin mataku merem melek terbuai alunan kapal.. Ternyata setelah celingukan lama, baru tahu kalau lamanya perjalanan ke pulau adalah 2 jam!!…waah mirip Jakarta-Bandung dong niih…daripada bosan aku pilih tiduran…nyatanya aku malah ketiduran beneran..

 

2 jam lewat berlalu akhirnya sampai juga, sepertinya sih pulau ini masih jarang diselami oleh para pencinta dunia bawah air. Padahal sekilas saja aku tengok ke bawah..hmm visibilitynya tampak menggiurkan..alias masih bagus banget…biru dan jernih

 

Begitu jangkar dilepas, segera ganti kostum dengan wetsuit, pasang BCD ke tangki, cek tekanan udara..hmm tangkinya gak ada O ringnya..baiklah..cari tangki yang lain…200 bar yup ..beres…jangan lupa olesi odol dimasker..campurkan dengan pelapis natural alias saliva..cuih….bilas .. pakai booties dan si kuning V6 hadiah ultah dari teman-teman diving ku….then clear?….back Roll…!! Buddy are u ready go down ?….yup inlate the BC….quick equalizing….asyyiikk…aku menyelam lagi….hulooow fishy..how are you there…

 


Dive pertamaku di Pulau Tunda  dan pernikahan Nudibranch J

 

Sekitar 10.32 WIB Gelembung oksigenku yang pertama di perairan Pulau Tunda terhirup di area ujung timur pulau…entah nama dive sitenya apa aku tak peduli .. that was good visibility there ..clear enough…arus tenang mendorong sehingga tidak repot harus 'kicking dan paddling' banyak…konturnya slope..lebih bagus main tidak lebih dari 15m karena justru lebih dalam dari itu pemandangannya hanya pasir  …ada kura-kura, yellow tail fish, Parrot Fish, sedikit Anemone Fish, lobster, Blue Spot Stingray, dan lain-lain..tampak satu dua Kima.. Moray Eel berukuran sedang juga seekor dua ekor muncul dari lubang persembunyian…but the most stunning moment I’ve ever had adalah peristiwa “Mating Nudi”

Awalnya buddy ku yang heboh menunjuk-nunjuk Nudibranch yang sedang merayap di atas karang. Jenisnya belum pernah kami lihat sama sekali..Jenis Nudi warna Pink dengan ujung terpisah dua tapi tidak berjambul..nyatanya Nudi itu tidak sekedar merayap tapi juga mendekati Nudi lain yang berlainan corak…yup rupanya mereka sedang saling ‘pedekate’..mungkin walau berlainan suku karena merasa cocok satu sama lain akhirnya mereka saling memilin mesra…hhaahaha..they are mating…!…

Duuh nyesel banget deeeh gak punya underwater camera…sueerr..instruktur ku bilang tidak percaya kalau tidak ada bukti…

Aah biar saja..yang penting kenangan itu ada dalam memory ku hehehe..*mencoba menghibur diri*

 

Pulau Tunda ..aku kan kembali

 

Saat turun di sisi selatan pada dive ke dua…awalnya visibility tidak sebagus yang pertama..walau masih dari kisaran taraf yang amna, aku serasa sedikit melayang nyaman karena arus. Yang cukup menyenangkan walau agak sedikit bikin hatiku was-was sempat bertemu segerobombolan ikan barracuda…waks untung mereka acuh tak acuh dengan kehadiranku di habitat mereka itu.

Belakangan baru tahu kalau “schooling of baracudas’ itu tidak berbahaya..yang patut diwaspadai justru kalau ketemunya hanya seekor, karena bisa saja itu tandanya ikan sedang kelaparan mencari mangsa atau sedang mencari pasangan..hmm tahu sendiri dong semua mahluk hidup kalau sedang dalam keadaan ‘itu’ emosinya sering tak terkendali pun seekor ikan..hehehehe fakta lain juga bilang Baracuda sangat tertarik dengan benda yang berkilau..hihihi pecinta bling-bling.

Mulai pertengahan perjalanan, air mulai terasa dingin, mungkin karena sudah agak menjelang sore..tetapi visibility makin membaik..dan tampak ‘table coral’ bertaburan,..karang-karang besar dengan bentuk yang aneh-aneh dan wow ..mendadak aku berada ditengah gerobombolan ikan-ikan…aku menyelam bersama mereka…hehehe menyenangkan sekali rasanya….

 

 

Dive terakhirku di Pulau Tunda di akhiri di sisi Timur lagi…tidak lama karena harus mengejar jam kepulangan sebelum matahari terbenam…masih dengan visibility yang bagus…tetap banyak gerombolan ikan dimana-mana, nudibranch berukuran sedang bertaburan diantara karang-karang, lagi-lagi Moray eel …dan seekor cleaner fish sibuk mendekati aku dan buddy ku sebelum kembali ke kapal..hahaha tahu saja kalau tadi pagi ada yang tidak mandi..  Pulau Tunda memang menyenangkan untuk menunda rasa penat...pasti aku kembali lagi...

 

Sabtu, 8 April 2007

Dive Operator : Planet Diving, Sahid Jakarta

Buddies satu perahu : Herry Widj,  Jerry, Steven, Siska, Om Eddy, Andri, Apaw

 

 

 

 

 


EventDEEP INDONESIA 2007Feb 19, '07 3:22 AM
for everyone
Start:     Mar 29, '07
End:     Apr 1, '07
Location:     SEMANGGI EXPO, SCBD JAKARTA
THE SHOW MUST GO ON!

It has been almost 2 weeks since the postponement of DEEP Indonesia 2007.

We were experiencing difficulties in trying to secure another spot at JCC due to the venue being fully booked until the end of 2007, and unfortunately it is not possible to run DEEP Indonesia 2007 at JCC this year.

With the spirit of “The Show Must Go On” we have selected one which is adjacent to JCC and has a perfect time slot that does not clash with other similar exhibitions around the world.

Please mark your calendar with the rescheduled time and venue for DEEP Indonesia 2007 :

Time : March 29th – April 1st , 2007

Venue : SEMANGGI EXPO
Sudirman Central Business District (SCBD), lot 8
Jl. Jendral Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190,
Indonesia

http://www.deepindonesia.com

ReviewReviewReviewReviewReviewFish Guide - Southeast AsiaDec 18, '06 1:16 AM
for everyone
Category:Books
Genre: Other
Author:Helmut Debelius
Setiap kali selama dan sehabis menyelam, gue pasti sibuk bertanya-tanya tadi ikan apa ya papasan di bawah air....atau ini ikan mirip ikan anu, tapi kok ada yang beda..atau bener gak sih ikan si B yang baru gue lihat...aduh garing banget gak sih kalau gitu, maklumlah pengetahun akan ikan-ikan an memang minim hehehe....tapi mudah-mudahan sih sejak gw punya buku ini pertanyaan-pertanyaan tadi bisa terjawab..yah minimal bisa buat bahan diskusi pada saat kita mencoba identifikasi foto-foto ikan temuan kita selama menyelam.

Bukunya gak tebal cuma 153 halaman, tapi cukup komplit dengan gambar dan keterangan, verycolourful, penuh dengan foto-foto berbagai jenis ikan yang biasa ditemui di sepanjang perairan dan habital laut di Asia Tenggaran. Berisi lebih dari 800 foto berwarna yang di bagi berdasarkan nama "family"

Very comprehensif guide book to marine fishes and contains large collection of underwater fish image. It really a must have Refference Book

Sayangnya sampai saat gw bisa dapetin buku ini..belum pernah melihat buku ini nongol di rak toko-toko buku di Jakarta...gak tahu kurang explore atau memang tidak pernah beredar...yang pasti buku ini harganya S$ 34,9 or sekitar Rp. 175 rb an. Thanks to Deen@ yg sudah bersusah payah melototin rak-rak buku di seantero toko buku Kinokuya Singapore....


ddd
dThumbnaild
ddd
Lokasi : Pulau Sepa, Kep Serib
Organized by : Ody Dive
Tanggal : 16-17 Sept 2006

3 Pertama untuk diving kali ini
1. Pertama kali main ke Pulau Sepa
2. Pertama kali dive bareng Ody Dive
3. Pertama kali ikutan underwater cleanup dive
Dapet sertifikat lagi….semoga bisa ikutan lagi tahun depan untuk kegiatan serupa

DAY 1 : Underwater Cleanup Dive. 2x dive di sekitaran dermaga Pulau Sepa
Dapat bagian di area dermaga belakang pulau Sepa. Cari sampah bawah laut ternyata gampang-gampang susah. Banyak yang bisa di angkut di dalam air, tapi tidak bisa sembarangan di angkut. Coba bayangkan kalau ketemu ban atau balok kayu..soalnya sudah di wanti-wanti gak boleh bawa beban gede-gede...ambil sampah tidak lebih besar dari tanganmu !..ok dueeh.
Tapi lumayanlah walau partisipannya cuma 23 orang, perolehannya juga sepadan seperti pecahan gelas, gelas utuh, piring, botol2 plastik, kantong plastik, kayu, tali pancing dsb..bahkan ada juga yang menemukan gulungan besar kabel yang masih rapih dan utuh diikat...
Yang menakjubkan sempet liat nudibranch besaaar banget...paling besar dari yang pernah aku liat selama ini....ada kali ya seukuran HP Nokia 6630 ku...jangan remehkan Kepulauan Seribu deeh.

DAY 2 : Saatnya Fun Dive. Dan semua peserta sepakat untuk dive boat ke Wreck Papa Theo.. walau sang kapten kapal sudah bilang sepertinya tidak memungkinkan akibat angin cukup kencang, kita semua tetap bertekad bulat bisa turun liat kapal karam itu. Nyatanya sang kapten benaarr....ombak yang lumayan bikin terombang-ambing, arus kuat dan visibility jelek, mengarahkan tujuan ke Dive site alternatif .. Kuburan Cina namanya. Diving peacefully walau di permukaan arus cukup kencang, selama satu jam melihat-lihat underwater life yang lumayan bagus di Kuburan Cina. Walau visibilty biasa-biasa saja ..tapi sempet liat Stone Fish warna merah manggis lagi nempel di batu....sekali lagi jangan remehkan Kepulauan Seribu.. :-)

Blog EntryCLEAN UP DIVESep 18, '06 5:40 AM
for everyone

Yesterday I had a chance to participate in a voluntary project called UNDERWATER CLEAN UP DAY, organised  by ODY DIVE and held at Sepa Island at Thousand Island, 16-17 Sept 2006.

That was my first time to involve in “ a voluntary stuff action”..especially voluntary activity related to Diving  J

…Why I do really want to do this..well..simply thing I guess..

 As we know, divers have been involved in underwater clean-up and protection efforts for decade. Litter and rubbish are not just a surface problem, they also accumulate on the seabed. In addition, they also cause a real danger to both marine life and divers too. Rubbish and litter are mostly consequences of everyone’s actions. Most of us don’t realize the impact of their action during the recreational activities and where the things go

Well I think this is a time for me to prove (for my self off course J…) that I’m not just a fun and recreational diver only…During become a diver for a year, sea and underwater life have given their “gift” to me much more than words can be written J .. so I’ll give my reward back by answering the calling to take action and raising awareness …sound too idealistic ??..hehehehe…I don’t know…may be I just get the bold line of this words.. “start to do a little thing to make a big thing…. then, together we can make a difference …”  J J J J

After a brief search on the internet about what “CLEAN UP DIVE” is, here are some tips  I have quoted from website if you (who call him/herself a diver) have the opportunity to participate in an underwater clean up dive and my comment about what i've experienced at my 1st Underwater Clean Up Project at Sepa Island  J

DIVE RIGHT

Remember your dive skills. Whether you are pleasure diving, working or taking part in a reef cleanup, your dive skills can mean life or death to many of the animals in the watery world you will be visiting.

  • Begin your dive neutrally buoyant: garbage will weigh you down so adjust buoyancy as you go.
  • Secure all your gauges and keep a streamline profile.
  • Make sure you always know where your fins are and what they are doing.
  • Avoid any unnecessary contact with the bottom by collecting in a head-down position.
  • Make sure you don’t stir up sand

My comment  : off course we both, my dive buddy and i,  have good bouyancy J 

 

 SAFETY CONSIDERATIONS , such as

  • Be aware of the tides
  • Sturdy footwear
  • Don’t forget the sun block or weather clothing
  • Have list of the participants that are first aid/CPR trained
  • Do a headcount at beginning and end of cleanup

 

My comment  : remember…safety is first ! 

GEAR UP FOR CLEAN UP

Addition to your normal dive gear each buddy pair will need one glove, one mesh sack, and one pair of shears or a knife for cutting fishing line. One buddy should collect while the other holds the bag.

To prevent accidental injury, wear a glove on the hand you use to collect or stow garbage in the bag. Use a mesh sack to prevent drag. In in Doubt, leave it

  • Leave anything that is 'stuck' or encrusted as well as cloth, canvas or large sheets of plastic.
  • Leave anything too large to lift easily, such as tires, engine blocks or batteries.
  • Check with the Marine Park before removing any questionable items.

Check it before you bag it

Examine items before you bag them. It will be too late for the unfortunate animal who has made that piece of junk his home if you don't check until you surface.

  • Make sure nothing is living ON or IN each item before you bag it.
  • Holding cups, bottles, etc. close to the bottom,  shake out sand and silt gently.
  • If an encrusted bottle or can has a clear opening, something's probably living in there. Leave it.

My comment  : My buddy and i  forgot to bring gloves..and neither of us brought knife too….(scratching my hair..) ok buddy, we’ll do the right thing in the next project

LINE NEEDS TO BE CUT

Don't try to pull up fishing line. It quickly becomes incorporated into the reef so you will only hurt the delicate bottom living animals who have grown over and around the line. Line needs to be cut off and removed in sections. Where it has been overgrown simply leave it. If a long length of line is not entangled, coil it as you collect it, taking care not to get entangled yourself as you go.

My comment  : we found many fishing line down there…many of them made us frustrate cause it has very very long line .. since we both didn’t have any knife with us…sometimes we had to trace back carefully the line before we put it in the bag…mostly we had to leave it down with despair L

IF YOU CAN’T BAG IT, BUOY IT

Never attempt to take anything out of the water that requires two hands or will not fit easily in your bag. Never consider using your BC to provide the inflation needed to lift a heavy object. If you find something underwater which is too big or heavy for you (tires, batteries, engine blocks etc.)

My comment  : Did we have a dare to take that big heavy giant wood to the surface ??…. In a second we found that object…we made hand signal ..pointed to each other ..and the answer ..…NOPE, passed it….J  the same thing happened when finding a big tire too .. L

ONE DIVE, ONE BAG

Fill only one bag with garbage during the course of a dive. If you don't completely fill a bag with garbage on one dive don't worry about that either. Whether you're out reef diving or on a clean up — relax, look around and take things easy.

On land none of us have difficulty correctly identifying garbage. Trash is trash! Once we get into the water however things start to get a bit more complicated. Garbage isn't trash when it has been in the water long enough to become home to marine animals. This may mean Garbage isn’t always trash.  that it has been encrusted by sponges or corals (yes, these are animals!) or it may mean that it has been adopted as a home by fish or an octopus. So, some items, even though they may look unsightly to us should not be removed from the water. In time, they will become a part of the living reef.

Some good examples are:

  • tires covered by sponges or coral and are homes to fish
  • old jars adopted by octopus as their lairs
  • bottles used as fish homes, pipes used as eel dens

This is why it is so important that you remove only recently submerged garbage.

My comment  : in first minute we searched underwater, we found our first treasure, a soft  drink can…good start !!…then we moved forward along the reef …but after 15 minutes we searched, we found nothing. In addition we realized that we’ve lost our first treasure too....hahaha…Ok trash where are you ??…turned back our direction to our first start point suddenly we could see the trash every where… fishing line, cotton, jar, bottle, plastic, cable .. J huray…! Hey captain can we have another bigger bag ?

AT THE END OF THE DAY :

  • Ensure rubbish is collected or taken away and that the site is cleaner than when you arrived.
  • Measure area of beach/site cleaned (information needed to complete the summary sheet.)
  • Collect rubbish survey information.
  • Weigh the rubbish and complete the summary sheet. (or a good estimate of the weight is also valuable).
  • Take group photo with rubbish collected
  • Hand out Project AWARE Certificates of Recognition to all involved. Make it a celebration!

 My comment  : finally, I got my first underwater clean up dive certificate

 

 source : www.projectaware.orgwww.dive-friends-bonaire.com

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


EventCLEAN UP DAY - PRAMUKA ISLAND (THOUSAND ISLAND)Sep 10, '06 10:26 PM
for everyone
Start:     Sep 16, '06
End:     Sep 17, '06
Location:     PRAMUKA ISLAND - THOUSAND ISLAND
Organized by : Bubble Divers

Bubbles Divers will organize PROJECT AWARE & International Clean Up Day 2006 on September 16-17 2006 at Pramuka Island (Thousand Islands). As you all know this is going to be our 7th clean up since 1999, so we're quite experience about this. The program will cover some activities such as underwater and Beach clean up, Coral transplantation, Mangrove Plant, fish & Turtle release. The theme of this clean up day is "One Earth One Ocean". A human life in a complex ecosystem consists of two areas: land and water. Whatever happened on land will have effect to the Ocean and vice versa.

The program is clear, that we are going to pick up thrash in the surrounding islands & reefs, fulfilling all the data required by The Ocean Conservancy. In the night time we will have a discussion (Semiloka) regarding local environment with Balai Taman Nasioanl Kep.Seribu,plus watching underwater video.

Anyone who has been certified as an open water diver (with minimum 15 logged dive)may join this program by filling the attached form. Seats are limited we only open for around 40-50 participants (both diver and non diver). So please book as soon as possible to:

Bubbles (021-75816221)
Adit (0811 890 869)
Wedar (0812 8205301)
Yeyen (0816-1696438)
Ade (0856-9000734)
Nando (0813-20264679)

Or send email/registration form to
E-Mail :ade@bubblesdivers.com/bubbles@indosat.net.id /yeyen@bubblesdivers.com/nando3987@hotmail.com
Fax : 758 16221

Cost: Rp 700.000 for diver and Rp 450.000 for non diver.
This cost covers:

- 3 dives (for diver) - 2 Clean Up Dive + 1 Recreational Dive/transplant Coral dive
- sharing AC accommodation with TV at Wisma Taman Nasioanl Kep.Seribu (Barracks/Barak with matras)fill up to 20 peoples
- Transportation from marina - Pramuka Island Round Trip
- Meals
- Boat Dive
- T-shirt
- PROJECT AWARE Wall cert

it doesn't cover:
- dive equipment rental
- Additional recreational dive
- Recreational dive Rp.150.000,-/person/dives


We are looking forward to your signing up.




Bubbles Divers-S-10860
Cilandak Sport Centre & Apartment
Jl. TB Simatupang,Cilandak Barat
Jakarta 12430
Phone/Fax:021-75816221
www.bubblesdivers.com

Photo AlbumMenado Dive Trip 2006 (3) (27 photos)Jun 23, '06 3:01 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Senin, 22 Mei 2006

Dive day 3...."ALWAYS CHECK YOUR DEPTH GAUGE"...;p

What the scariest thing rather than crushed by Down Current in Bunaken, but you didnt notice. It happened less than a couple minutes after we start our first dive...inspite of moved forward, suddenly we all go down and down without notice.....Guess we're lucky enough remembering with what happened in Sachiko Point a month ago..Pfuuh ..

In 3rd day too finally we can explore under water world along the magic wall of Bunaken....very very very beautiful...sigh...


SPECIAL NOTE : I found big turtle flying ..so elegant..., many big fishes schooling around us, colourfull coral...great wall, and we met again with a group of Dolphin en Pilot Whales... :-D

Dive Site : Likuan I (Bunaken), Bunaken Timur I, Muka Kampung (Bunaken)
All landscape pisc taken by Dewi Saras
All underwater pics by Eva

Photo AlbumMenado Dive Trip 2006 (2) (39 photos)Jun 22, '06 2:23 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Minggu, 21 Mei 2006

Dive day 2, new lesson about "O-RING TROUBLE MAKER"
it was an accident, .luckily it can managed by my dive guide, Mike...
My O-ring seal broke at 10 m depth, only 5 minutes after go inside at Fukui Point...my O2 blew up like a big mushroom, but i didnt notice though everybody busy pointing at me hehehe...thanks God you save me...

Mike showed me five giant Kimas at Fukui Point..i touched it and feel it cliped at my hand..so soft. Mike also try to cheer me up after the accident by give me a banana and show me how to fed fishes underwater by his mouth ...then suddenly school of fishes swam around me. I also met big turtle flying ..kewl...

At Likuan II ..i try my skill to dive into a small cave..hmm not bad

SPECIAL NOTE : a group of Dolphins and Pilot Whales as an extra package !


Dive operator : Minahasa Divers
Dive Guide : Rafli & Mike
Dive Site : Fukui Point, Aluang Banua & Likuan II (Bunaken Area)
Typical Dive : Slope Dive (Fukui Point); Wall Dive (Aluang Banua & Likuan II)
Dive buddies : Arin, Nang, Puspa, Kim, Eva, Firman, Hendrik, Jono, Fung & Herry
All landscape pics taken by Dewi Saras & Herry Widj
All underwater pics taken by Eva Sri & Herry Widj



Photo AlbumMenado Dive Trip 2006 (1) (18 photos)Jun 21, '06 8:41 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Sabtu, 20 Mei 2006

My first step at Menado...;p
With my 9 buddies, we start our 5 days dive trip at Bunaken area. We're comiiiingg...!

Resort Area : Minahasa Prima, Tasik Ria Menado
Trip Arranged by Planet Diving, Jakarta
Dive buddies : Arini, Nang, Fung, Jono, Firman, Eva, Hendrik, Puspa & Herry
Dive Site : Minahasa House Reef
Typical Dive :Shore Dive
Dive Guide : Rafli & Mike

Sempat terjadi "badai pasir"..hehehe..tapi still can manage...Dive guidenya masih geleng-geleng kepala...maklumlah beberapa diantara kita masih membawa bendera "NEW COMER OF DIVING WORLD"..c'mon...they're still try to find the best bouyanci ...;p
Walau cuma diving di sekitaran resort, ternyata objeknya lumayan menarik.. banyak ikan pari (blue spotted ray) dan nudi branch. Bertemu Mandarin Fish, Founder Fish, Lion Fish, Pipe Fish, gerumbulan Cat Fish serta layaknya daerah berpasir Lizard Fish ada di mana-mana. Dibalik wajah Nemo (anemone fish) yang imut-imut ternyata mereka galak juga kalau sarangnya di dekati..belum pernah kan merasakan di patok Nemo ?

Special Note : in the midnite we knocked Puspa's Room..then Surprise !!...we got surprise birthday party for Puspa...the special menu was Klapetaart en Coca Cola...hip hip huraay...

All pics taken by Dewi Saras, Eva & Herry




Category:Other
IMPORTANT SAFETY NOTICE - SUUNTO D9 AND D6 DIVING INSTRUMENTS

http://www.suuntoservice.com/safetynotice/diving/

Suunto Oy has identified a software bug in the D9 and D6 diving instruments. The software bug may cause the D9 and D6 to incorrectly track dive time on rare occasions, potentially causing a risk to the diver. For further information please read more at http://www.suuntoservice.com/safetynotice/diving/img/D9D6_Customer_letter_090606_2_.pdf.
Therefore, Suunto is requesting that the D9 and D6 products with the serial numbers listed below shall be returned for a software update that eliminates this issue.

The products affected are:
D9 serial numbers 62102582 and below
D6 serial numbers 62103693 and below

Suunto strongly recommends that D9 or D6 should not be used for diving before the unit has been updated with the latest software. If the product is used before updating the software, backup instrumentation must also be used.

Suunto will provide a free software update to fix the bug. Please bring your D9 and/or D6 to your nearest local authorized Suunto retailer for the software update as soon as possible. For contact information please visit our web site www.suunto.com If that is not possible or if you require any further details, contact the Suunto Help Desk at SuuntoD9-D6@nordictelecenter.fi To contact Suunto by phone, call toll free 1 800 543 9124 in the USA and Canada, or +358 284 1160 (international call rates are applicable) from all other countries.

As a complimentary service Suunto will at the same time replace your battery and perform a pressure test free of charge.

Suunto apologizes for any inconvenience.








Blog EntryARTIKEL TENTANG SCUBA DIVING Jun 9, '06 5:34 AM
for everyone

"Scuba Diving", Olahraga Menantang Pelepas Rasa Penat

Suara Pembaruan, 8 Juni 2006

[Foto: Istimewa]

PPenat dengan pemandangan Jakarta yang dipenuhi dengan gedung-gedung tinggi dan kemacetan panjang? Itu berarti sudah saatnya Anda mencoba sesuatu yang baru. Scuba diving boleh menjadi pilihan. Selain menantang, olahraga air ini juga mampu melepas kejenuhan sehari-hari. Pemandangan alam bawah laut akan memanjakan mata, sekaligus memberikan pengalaman baru bagi para pelakunya.

Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki banyak sekali lokasi diving yang tak kalah dengan lokasi-lokasi di luar negeri. Meningkatnya peminat traveling atau melancong yang sekaligus ingin diving berdampak pula pada tumbuh suburnya sekolah atau kursus diving. Maklum, untuk bisa diving, seseorang harus memiliki surat izin yang dikeluarkan oleh beberapa organisasi diving internasional. Dan untuk memiliki surat ijin tersebut, ia tentunya harus mengikuti pendidikan diving terlebih dulu.

Program itulah yang ditawarkan Jakarta Underwater Scuba Society (JaWSS). Menurut Firman, divemaster di komunitas ini, untuk bisa ber-diving ria di laut lepas, tidaklah dibutuhkan perlengksapan yang rumit. "Yang harus dimiliki secara pribadi hanyalah alat skin diving yang terdiri atas fin atau kaki katak, masker dan snorkel. Untuk alat scuba diving yang terdiri atas regulator, tabung oksigen dsb bisa pinjam dari rental dengan harga terjangkau," tutur Firman kepada Pembaruan di Jakarta, Rabu (7/6) siang.

Bahkan, ia menambahkan, untuk bisa diving, kemampuan berenang pun tidaklah esensial. Lho? "Kami selalu bilang kepada para siswa, diving is not swimming. Para diver juga tidak selalu jago berenang kok. Yang penting bisa mengambang di air. Apalagi, saat diving kita kan memakai peralatan skin diving yang sangat membantu untuk bisa mengambang dan bergerak di air. Ditambah jika ada arus air laut, diving pun menjadi lebih mudah tanpa harus jago berenang," jelasnya.

Para murid di JaWSS akan mendapatkan surat izin diving yang dikeluarkan oleh PADI, sebuah lembaga pendidikan diving internasional. Untuk mendapatkannya, mereka harus mengikuti pendidikan yang terdiri atas tujuh sesi. Dua sesi pertama adalah pemberian teori. Di sini, materi mulai dari pengenalan biota laut, peralatan scuba diving hingga hukum fisika dan anatomi manusia diajarkan.

Tiga sesi selanjutnya adalah sesi perkenalan di kolam. Sementara sisanya adalah sesi praktek di laut lepas. Jika dinilai baik, siswa akan mendapatkan surat sertifikasi diving yang harus diperlihatkannya setiap kali akan diving di mana pun di seluruh dunia. "Yang paling sulit biasanya adalah sesi praktek di laut. Pasalnya, banyak teori di kelas dan praktek di kolam renang yang akan berbeda dengan yang bisa dialami di laut. Dibutuhkan adaptasi sebanyak kira-kira dua kali diving untuk seorang siswa hingga bisa menyesuaikan diri dengan kondisi laut," kata Firman.

Sudah Mapan

Komunitas diving yang berdiri sejak tiga tahun lalu ini sudah meluluskan puluhan diver. Firman mengaku, siswa yang diajarinya ber-diving umumnya adalah mereka yang sudah mapan dan memiliki penghasilan sendiri. Usianya pun bervariasi, antara 25 tahun hingga 50 tahun. "Mungkin karena harganya cukup mahal, jadi yang berani ikut hanya mereka yang sudah punya uang sendiri," katanya seraya tersenyum.

Pendapat Firman sedikit disanggah oleh Agung Jaya, pemilik Planet Diving, sebuah diving center yang berlokasi di Hotel Sahid Jaya, Jakarta Selatan. Menurutnya, jika dibandingkan enam tahun lalu, diving kini bisa dinikmati dengan harga relatif terjangkau. Di Planet Diving, kursus diving dengan sertifikat dari PADI bisa didapat dengan harga Rp 1,5 juta plus biaya tambahan untuk materi di laut yang diserahkan kepada peserta. Sementara kursus di JaWSS bisa diikuti dengan membayar Rp 2,9 juta, bersih tanpa tambahan lain.

"Waktu saya pertama diving pada tahun 2000-an, sulit sekali mencari kursus diving. Tarifnya pun mahal-mahal, bisa mencapai ratusan dolar AS. Kini, diving bisa dilakukan dengan tariff cukup terjangkau. Untuk peralatan, semua bisa disewa kan," kata Agung. Ia memberi ilustrasi, untuk diving ke Pantai Sangiang, Anyer, Banten, selama satu hari penuh, peserta hanya membayar Rp 450 ribu. Harga tersebut termasuk makan, snack, transportasi dan akomodasi. Sementara untuk diving di Bunaken, Sulawesi Utara, ia mematok harga sekitar Rp 5 juta untuk 5 hari 6 malam, termasuk transportasi, akomodasi dan perlengkapan diving selama di sana.

"Bahkan, belakangan ini banyak peserta kursus diving di tempat saya yang dibayari oleh perusahaan tempat mereka bekerja. Beberapa perusahaan yang sudah mulai melakukan langkah itu adalah Microsoft, Global Jaya dan Star Energy. Tambah banyak siswa saya kian senang, karena sejak awal saya memang ingin mengenalkan diving ke seluruh masyarakat Indonesia. Negara kita kan negara kepulauan. Masa jumlah diver aktifnya lebih sedikit dibanding Singapura? Apalagi, lokasi diving terbaik saat ini ada di Indonesia, di daerah Papua," jelas Agung.

Kalau begitu, diving yuk!

(Suara Pembaruan, Irawati Diah Astuti)


ddd
dThumbnaild
ddd
Dive day : Thuesday, 25 May 2006
Dive operator : Minahasa Divers
Dive Guide : Roy
Dive Buddy : Herry Widj
Dive Site : Nudi Falls (celebrating my 50th dives) ; Nudi Retreat & Jahir
All Landscape pics taken by Dewi Saras & Herry Widj
All Underwater pics taken by Herry Widj (tx a bunch to Arin & Unang for their underwater camera....)

The range of of nudibranches and crustaceans is outstanding. Many sea snails displayed. So amazing..
TOP NOTED : I had a chance to see "Lembeh Underwater world Celebrities".. PYGMI SEAHORSES
Other things that u cant find in other dive site is the large colony of Bengali Fish.

Two Thumbs Up for Lembeh Dive Site !

ddd
dThumbnaild
ddd
All pictures taken in Marina Bay Ancol Jakarta and Pulau Putri Kepulauan Seribu.
Not for fun trip karena ini trip dalam rangka ujian kenaikan tingkat (uhuuy)...my advance diving lisence (A2 lisence from CMAS/POSSI)
Though the wheather suddenly change ...still we're have a good time
Member trip :
Dive instructor : Mas Surya
JAWSS team : Eva Srie
Gerombolan voltus : Zustina; Mike 'kimmy' rousana; Puspa; Arini; Fungky; Herry Widj; Dewi
New member (welcome to the club!) : Nang...Arin's Husband


Pages:12