Di satu malam tiba-tiba dia berkata kepadaku... “Masa ku telah hampir diujung...DIA telah datang untuk ku...” Dan ku tercekat mendengarnya....”hanya mimpikah?” Diantara gelengan kepalanya, matanya menerawang ... “Aku telah diberikan jalan...ibarat kendaraan siap untuk meluncur..” “Siapkah engkau....?” Dia terdiam..... Pasrah..... Dan menerima *Agt 2007*
Dia lahir, Terbaring... Merangkak... Berdiri... Berjalan.. Lalu berlari kencang untuk mencari makna hidup Tapi larinya tiba-tiba terhenti, Diantara nafas memburu ..dia berjuang untuk tetap melangkah, Perlahan demi perlahan, hingga akhirnya dia hanya bisa berlutut dan merangkak Dan di satu titik ..kembali dia terbaring tanpa daya... Lalu tiada... *Agt 2007*
Buddy “Yuk kita diving di Pulau Tunda…”
Aku “hmm bisa gak ya…mau siih ..yang dekat Sangyang itu yaa…..?”
Buddy “iya..”
Aku “deketan mana sama Postponed Island ?
Buddy “walaaah Pulau Tunda itu ya sama dengan Postponed island.. :-D”
Aku *mikir sejenak*…(malu dikit) …”waah…iya yaah Posponed kalo di terjemahin kan jadi Tunda (ditunda/menunda)…hahaha”
Curi-curi waktu setelah hampir 8 bulan tidak menyelam, here I come…nangkring di Tempat Peristirahatan km 68 Tol Jakarta – Merak tepat jam 7 pagi menunggu rombongan lain peserta Dive Trip Postponed Island yang dikoordinir oleh Planet Diving, Sahid Jakarta.
Wah senangnya lihat muka-muka laut…( hmm maksudnya…para sesama diver)…lihat tangki O2 .. and my lovely Oceanic islander yang nyaris mewek garing di gantung di kamar
Setelah berkumpul dan menyelesaikan urusan administrasi, perjalanan pun di teruskan. Lepas dari tol exit Bojonegara..tidak berapa lama tampak laut di sisi jalan..ahhh laut..laut..laut … akhirnya aku menyongsong laut lagi. Dari Pelabuhan Karang Hantu, rombongan kami yang terdiri dari 20 orang siap menuju Pulau Tunda alias Postponed Island. Dengan menggunakan 2 kapal kayu berukuran sedang, perjalanan pun dimulai. It was sunny…ombak lautnya juga flat bikin mataku merem melek terbuai alunan kapal.. Ternyata setelah celingukan lama, baru tahu kalau lamanya perjalanan ke pulau adalah 2 jam!!…waah mirip Jakarta-Bandung dong niih…daripada bosan aku pilih tiduran…nyatanya aku malah ketiduran beneran..
2 jam lewat berlalu akhirnya sampai juga, sepertinya sih pulau ini masih jarang diselami oleh para pencinta dunia bawah air. Padahal sekilas saja aku tengok ke bawah..hmm visibilitynya tampak menggiurkan..alias masih bagus banget…biru dan jernih
Begitu jangkar dilepas, segera ganti kostum dengan wetsuit, pasang BCD ke tangki, cek tekanan udara..hmm tangkinya gak ada O ringnya..baiklah..cari tangki yang lain…200 bar yup ..beres…jangan lupa olesi odol dimasker..campurkan dengan pelapis natural alias saliva..cuih….bilas .. pakai booties dan si kuning V6 hadiah ultah dari teman-teman diving ku….then clear?….back Roll…!! Buddy are u ready go down ?….yup inlate the BC….quick equalizing….asyyiikk…aku menyelam lagi….hulooow fishy..how are you there…
Dive pertamaku di Pulau Tunda dan pernikahan Nudibranch J
Sekitar 10.32 WIB Gelembung oksigenku yang pertama di perairan Pulau Tunda terhirup di area ujung timur pulau…entah nama dive sitenya apa aku tak peduli .. that was good visibility there ..clear enough…arus tenang mendorong sehingga tidak repot harus 'kicking dan paddling' banyak…konturnya slope..lebih bagus main tidak lebih dari 15m karena justru lebih dalam dari itu pemandangannya hanya pasir …ada kura-kura, yellow tail fish, Parrot Fish, sedikit Anemone Fish, lobster, Blue Spot Stingray, dan lain-lain..tampak satu dua Kima.. Moray Eel berukuran sedang juga seekor dua ekor muncul dari lubang persembunyian…but the most stunning moment I’ve ever had adalah peristiwa “Mating Nudi”
Awalnya buddy ku yang heboh menunjuk-nunjuk Nudibranch yang sedang merayap di atas karang. Jenisnya belum pernah kami lihat sama sekali..Jenis Nudi warna Pink dengan ujung terpisah dua tapi tidak berjambul..nyatanya Nudi itu tidak sekedar merayap tapi juga mendekati Nudi lain yang berlainan corak…yup rupanya mereka sedang saling ‘pedekate’..mungkin walau berlainan suku karena merasa cocok satu sama lain akhirnya mereka saling memilin mesra…hhaahaha..they are mating…!…
Duuh nyesel banget deeeh gak punya underwater camera…sueerr..instruktur ku bilang tidak percaya kalau tidak ada bukti…
Aah biar saja..yang penting kenangan itu ada dalam memory ku hehehe..*mencoba menghibur diri*
Pulau Tunda ..aku kan kembali
Saat turun di sisi selatan pada dive ke dua…awalnya visibility tidak sebagus yang pertama..walau masih dari kisaran taraf yang amna, aku serasa sedikit melayang nyaman karena arus. Yang cukup menyenangkan walau agak sedikit bikin hatiku was-was sempat bertemu segerobombolan ikan barracuda…waks untung mereka acuh tak acuh dengan kehadiranku di habitat mereka itu.
Belakangan baru tahu kalau “schooling of baracudas’ itu tidak berbahaya..yang patut diwaspadai justru kalau ketemunya hanya seekor, karena bisa saja itu tandanya ikan sedang kelaparan mencari mangsa atau sedang mencari pasangan..hmm tahu sendiri dong semua mahluk hidup kalau sedang dalam keadaan ‘itu’ emosinya sering tak terkendali pun seekor ikan..hehehehe fakta lain juga bilang Baracuda sangat tertarik dengan benda yang berkilau..hihihi pecinta bling-bling.
Mulai pertengahan perjalanan, air mulai terasa dingin, mungkin karena sudah agak menjelang sore..tetapi visibility makin membaik..dan tampak ‘table coral’ bertaburan,..karang-karang besar dengan bentuk yang aneh-aneh dan wow ..mendadak aku berada ditengah gerobombolan ikan-ikan…aku menyelam bersama mereka…hehehe menyenangkan sekali rasanya….
Dive terakhirku di Pulau Tunda di akhiri di sisi Timur lagi…tidak lama karena harus mengejar jam kepulangan sebelum matahari terbenam…masih dengan visibility yang bagus…tetap banyak gerombolan ikan dimana-mana, nudibranch berukuran sedang bertaburan diantara karang-karang, lagi-lagi Moray eel …dan seekor cleaner fish sibuk mendekati aku dan buddy ku sebelum kembali ke kapal..hahaha tahu saja kalau tadi pagi ada yang tidak mandi.. Pulau Tunda memang menyenangkan untuk menunda rasa penat...pasti aku kembali lagi...
Sabtu, 8 April 2007
Dive Operator : Planet Diving, Sahid Jakarta
Buddies satu perahu : Herry Widj, Jerry, Steven, Siska, Om Eddy, Andri, Apaw
Jakarta, 28 maret 2007
Istana mu bukan disini, kamu pasti tahu itu
Tapi mengapa kamu terlelap di tempat ini
Apakah kamu sudah bosan menjadi rapuh
Apakah kamu sudah bosan merasa sendiri
Apakah kamu sudah bosan menunggu
Apakah kamu sudah letih dengan takdir
Masih banyak perjalanan yang ingin aku perlihatkan kepadamu..
Masih banyak mimpi yang ingin kubagi untukmu daripada kenyataan yang kau dapat
Masih banyak tawa di luar sana daripada lara yang kau rasa kini
Bersabarlah, mungkin kini belum saatnya
Aku kan tetap berusaha
Istana mu bukan disini, kamu pasti tahu itu
Ayo buka matamu dan bangkitlah…
Mari kita pulang
Biar aku ulur tanganku untukmu
Raih dan genggamlah
Kan kucoba untuk membimbingmu kembali..
Tadi malam kamu mengigau resah sepanjang malam dan aku yang menenangkan mu…
Aku membasuhmu..mendadanimu..dalam lelapmu..
Ku tertegun..karena yang ada hanya rasa kasih dan tiada keterpaksaan….
karena terngiang dalam ingatanku, kamu sudah sering melakukan hal yang sama kepadaku..
Aku membujukmu dan tiada jawaban….aku tidak lagi merasa kesal…tapi yang ada hanyalah rasa khawatir yang teramat..
dan ku yakin itulah yang kau rasakan juga dulu kepada ku pada situasi yang sama…
Manakala aku berlari-lari mencari harapan demi kamu… ku menyadari, kamu dulu melakukannya sepanjang hari demi aku..
Dan saat ini aku bertanya-tanya bagaimanakah engkau ….sedang kamu pasti mengingatku dalam relung-relung hati setiap saat.. pun dalam ketidakberdayaanmu.
Dan aku pun tahu kini saatnya aku menjadi kamu di kala itu…
PS : we never say something sweet to each other..but be honest I L U
Monday, 9 Okt 06
iseng-iseng buka website tentang Tarot, woalaaaa..dan isinya seperti ini
Taurus (Apr 20 - May 20)
It's time to examine the routines in your life that need to be changed. Initiate new behavior patterns that won't necessarily alter your lifestyle, but that can positively impact your health and your happiness. Remember that even great journeys are started with a single step. Today is all about taking that step with singular determination.
Hmm...Well, gue juga tahu kalau gue butuh perubahan..feels that i've been trapped in a blur endless situation..
But what kind of single step that i can do ya... ...
seems everything need to be changed.....some kind of a great revolution in my life...
*** tuing tuing..... .probably asking for moving out of town.....make new life, make new friends, and new..#$$### ...... hahahaha..
oke oke sepertinya gue melantur dikala perut keroncongan....lebih baik merenung dan menganalisa lagi...
*Back to work....
Dini hari, 7 Oktober 2006
Detik dan menit terus berlalu diantara sepi malam..
Tak sedetik jua rasa kantuk menyapa
Akhirnya aku buka tirai jendela di saat dini hari…
Ada bulan purnama menggantung di langit..
Besar, bulat dan terang…
Sinar putihnya terang menyorot kamarku yang gelap
It was so peaceful ....

Ada sesuatu di bulan purnama…
Aku ingat nama itu…
Warm in my heart..
dan aku pun terlelap…
The light which shines in the eye is really the light of the heart. The light which fills the heart is the light of God, which is pure and separate from the light of intellect and sense. (Jalaluddin Rumi)
Yesterday I had a chance to participate in a voluntary project called UNDERWATER CLEAN UP DAY, organised by ODY DIVE and held at Sepa Island at Thousand Island, 16-17 Sept 2006.
That was my first time to involve in “ a voluntary stuff action”..especially voluntary activity related to Diving J
…Why I do really want to do this..well..simply thing I guess..
As we know, divers have been involved in underwater clean-up and protection efforts for decade. Litter and rubbish are not just a surface problem, they also accumulate on the seabed. In addition, they also cause a real danger to both marine life and divers too. Rubbish and litter are mostly consequences of everyone’s actions. Most of us don’t realize the impact of their action during the recreational activities and where the things go
Well I think this is a time for me to prove (for my self off course J…) that I’m not just a fun and recreational diver only…During become a diver for a year, sea and underwater life have given their “gift” to me much more than words can be written J .. so I’ll give my reward back by answering the calling to take action and raising awareness …sound too idealistic ??..hehehehe…I don’t know…may be I just get the bold line of this words.. “start to do a little thing to make a big thing…. then, together we can make a difference …” J J J J
After a brief search on the internet about what “CLEAN UP DIVE” is, here are some tips I have quoted from website if you (who call him/herself a diver) have the opportunity to participate in an underwater clean up dive and my comment about what i've experienced at my 1st Underwater Clean Up Project at Sepa Island J
DIVE RIGHT
Remember your dive skills. Whether you are pleasure diving, working or taking part in a reef cleanup, your dive skills can mean life or death to many of the animals in the watery world you will be visiting.
- Begin your dive neutrally buoyant: garbage will weigh you down so adjust buoyancy as you go.
- Secure all your gauges and keep a streamline profile.
- Make sure you always know where your fins are and what they are doing.
- Avoid any unnecessary contact with the bottom by collecting in a head-down position.
- Make sure you don’t stir up sand
My comment : off course we both, my dive buddy and i, have good bouyancy J
SAFETY CONSIDERATIONS , such as
- Be aware of the tides
- Sturdy footwear
- Don’t forget the sun block or weather clothing
- Have list of the participants that are first aid/CPR trained
- Do a headcount at beginning and end of cleanup
My comment : remember…safety is first !
GEAR UP FOR CLEAN UP
Addition to your normal dive gear each buddy pair will need one glove, one mesh sack, and one pair of shears or a knife for cutting fishing line. One buddy should collect while the other holds the bag.
To prevent accidental injury, wear a glove on the hand you use to collect or stow garbage in the bag. Use a mesh sack to prevent drag. In in Doubt, leave it
- Leave anything that is 'stuck' or encrusted as well as cloth, canvas or large sheets of plastic.
- Leave anything too large to lift easily, such as tires, engine blocks or batteries.
- Check with the Marine Park before removing any questionable items.
Check it before you bag it
Examine items before you bag them. It will be too late for the unfortunate animal who has made that piece of junk his home if you don't check until you surface.
- Make sure nothing is living ON or IN each item before you bag it.
- Holding cups, bottles, etc. close to the bottom, shake out sand and silt gently.
- If an encrusted bottle or can has a clear opening, something's probably living in there. Leave it.
My comment : My buddy and i forgot to bring gloves..and neither of us brought knife too….(scratching my hair..) ok buddy, we’ll do the right thing in the next project
LINE NEEDS TO BE CUT
Don't try to pull up fishing line. It quickly becomes incorporated into the reef so you will only hurt the delicate bottom living animals who have grown over and around the line. Line needs to be cut off and removed in sections. Where it has been overgrown simply leave it. If a long length of line is not entangled, coil it as you collect it, taking care not to get entangled yourself as you go.
My comment : we found many fishing line down there…many of them made us frustrate cause it has very very long line .. since we both didn’t have any knife with us…sometimes we had to trace back carefully the line before we put it in the bag…mostly we had to leave it down with despair L
IF YOU CAN’T BAG IT, BUOY IT
Never attempt to take anything out of the water that requires two hands or will not fit easily in your bag. Never consider using your BC to provide the inflation needed to lift a heavy object. If you find something underwater which is too big or heavy for you (tires, batteries, engine blocks etc.)
My comment : Did we have a dare to take that big heavy giant wood to the surface ??…. In a second we found that object…we made hand signal ..pointed to each other ..and the answer ..…NOPE, passed it….J the same thing happened when finding a big tire too .. L
ONE DIVE, ONE BAG
Fill only one bag with garbage during the course of a dive. If you don't completely fill a bag with garbage on one dive don't worry about that either. Whether you're out reef diving or on a clean up — relax, look around and take things easy.
On land none of us have difficulty correctly identifying garbage. Trash is trash! Once we get into the water however things start to get a bit more complicated. Garbage isn't trash when it has been in the water long enough to become home to marine animals. This may mean Garbage isn’t always trash. that it has been encrusted by sponges or corals (yes, these are animals!) or it may mean that it has been adopted as a home by fish or an octopus. So, some items, even though they may look unsightly to us should not be removed from the water. In time, they will become a part of the living reef.
Some good examples are:
- tires covered by sponges or coral and are homes to fish
- old jars adopted by octopus as their lairs
- bottles used as fish homes, pipes used as eel dens
This is why it is so important that you remove only recently submerged garbage.
My comment : in first minute we searched underwater, we found our first treasure, a soft drink can…good start !!…then we moved forward along the reef …but after 15 minutes we searched, we found nothing. In addition we realized that we’ve lost our first treasure too....hahaha…Ok trash where are you ??…turned back our direction to our first start point suddenly we could see the trash every where… fishing line, cotton, jar, bottle, plastic, cable .. J huray…! Hey captain can we have another bigger bag ?
AT THE END OF THE DAY :
- Ensure rubbish is collected or taken away and that the site is cleaner than when you arrived.
- Measure area of beach/site cleaned (information needed to complete the summary sheet.)
- Collect rubbish survey information.
- Weigh the rubbish and complete the summary sheet. (or a good estimate of the weight is also valuable).
- Take group photo with rubbish collected
- Hand out Project AWARE Certificates of Recognition to all involved. Make it a celebration!
My comment : finally, I got my first underwater clean up dive certificate

source : www.projectaware.org; www.dive-friends-bonaire.com
Sunday, 25 June 2006
...In life you have to take lots of decisions and if you dont take
decisions you would never do anything because you would spend all your
time choosing between things you could do.."
..making decisions was only the beginning of things. When someone makes
a decision, he is really diving into a strong current will carry him to
places he had never dreamed of when he first made the decision.."
Seperti masuk ke dalam suatu rumah makan, dimana kamu harus memilih
menu..walau yang kau pilih hanya secangkir kopi rasa baru yang belum
kamu rasakan sebelumnya....whether like it or not..you have to except
it apapun rasanya...cause you've decide what you've choose...
And i've decide that day....and one day...i'll face with another decision ,,,
*quoted and inspired from the books i've just read*
"Scuba Diving", Olahraga Menantang Pelepas Rasa Penat
Suara Pembaruan, 8 Juni 2006
Penat dengan pemandangan Jakarta yang dipenuhi dengan gedung-gedung tinggi dan kemacetan panjang? Itu berarti sudah saatnya Anda mencoba sesuatu yang baru. Scuba diving boleh menjadi pilihan. Selain menantang, olahraga air ini juga mampu melepas kejenuhan sehari-hari. Pemandangan alam bawah laut akan memanjakan mata, sekaligus memberikan pengalaman baru bagi para pelakunya.
Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki banyak sekali lokasi diving yang tak kalah dengan lokasi-lokasi di luar negeri. Meningkatnya peminat traveling atau melancong yang sekaligus ingin diving berdampak pula pada tumbuh suburnya sekolah atau kursus diving. Maklum, untuk bisa diving, seseorang harus memiliki surat izin yang dikeluarkan oleh beberapa organisasi diving internasional. Dan untuk memiliki surat ijin tersebut, ia tentunya harus mengikuti pendidikan diving terlebih dulu.
Program itulah yang ditawarkan Jakarta Underwater Scuba Society (JaWSS). Menurut Firman, divemaster di komunitas ini, untuk bisa ber-diving ria di laut lepas, tidaklah dibutuhkan perlengksapan yang rumit. "Yang harus dimiliki secara pribadi hanyalah alat skin diving yang terdiri atas fin atau kaki katak, masker dan snorkel. Untuk alat scuba diving yang terdiri atas regulator, tabung oksigen dsb bisa pinjam dari rental dengan harga terjangkau," tutur Firman kepada Pembaruan di Jakarta, Rabu (7/6) siang.
Bahkan, ia menambahkan, untuk bisa diving, kemampuan berenang pun tidaklah esensial. Lho? "Kami selalu bilang kepada para siswa, diving is not swimming. Para diver juga tidak selalu jago berenang kok. Yang penting bisa mengambang di air. Apalagi, saat diving kita kan memakai peralatan skin diving yang sangat membantu untuk bisa mengambang dan bergerak di air. Ditambah jika ada arus air laut, diving pun menjadi lebih mudah tanpa harus jago berenang," jelasnya.
Para murid di JaWSS akan mendapatkan surat izin diving yang dikeluarkan oleh PADI, sebuah lembaga pendidikan diving internasional. Untuk mendapatkannya, mereka harus mengikuti pendidikan yang terdiri atas tujuh sesi. Dua sesi pertama adalah pemberian teori. Di sini, materi mulai dari pengenalan biota laut, peralatan scuba diving hingga hukum fisika dan anatomi manusia diajarkan.
Tiga sesi selanjutnya adalah sesi perkenalan di kolam. Sementara sisanya adalah sesi praktek di laut lepas. Jika dinilai baik, siswa akan mendapatkan surat sertifikasi diving yang harus diperlihatkannya setiap kali akan diving di mana pun di seluruh dunia. "Yang paling sulit biasanya adalah sesi praktek di laut. Pasalnya, banyak teori di kelas dan praktek di kolam renang yang akan berbeda dengan yang bisa dialami di laut. Dibutuhkan adaptasi sebanyak kira-kira dua kali diving untuk seorang siswa hingga bisa menyesuaikan diri dengan kondisi laut," kata Firman.
Sudah Mapan
Komunitas diving yang berdiri sejak tiga tahun lalu ini sudah meluluskan puluhan diver. Firman mengaku, siswa yang diajarinya ber-diving umumnya adalah mereka yang sudah mapan dan memiliki penghasilan sendiri. Usianya pun bervariasi, antara 25 tahun hingga 50 tahun. "Mungkin karena harganya cukup mahal, jadi yang berani ikut hanya mereka yang sudah punya uang sendiri," katanya seraya tersenyum.
Pendapat Firman sedikit disanggah oleh Agung Jaya, pemilik Planet Diving, sebuah diving center yang berlokasi di Hotel Sahid Jaya, Jakarta Selatan. Menurutnya, jika dibandingkan enam tahun lalu, diving kini bisa dinikmati dengan harga relatif terjangkau. Di Planet Diving, kursus diving dengan sertifikat dari PADI bisa didapat dengan harga Rp 1,5 juta plus biaya tambahan untuk materi di laut yang diserahkan kepada peserta. Sementara kursus di JaWSS bisa diikuti dengan membayar Rp 2,9 juta, bersih tanpa tambahan lain.
"Waktu saya pertama diving pada tahun 2000-an, sulit sekali mencari kursus diving. Tarifnya pun mahal-mahal, bisa mencapai ratusan dolar AS. Kini, diving bisa dilakukan dengan tariff cukup terjangkau. Untuk peralatan, semua bisa disewa kan," kata Agung. Ia memberi ilustrasi, untuk diving ke Pantai Sangiang, Anyer, Banten, selama satu hari penuh, peserta hanya membayar Rp 450 ribu. Harga tersebut termasuk makan, snack, transportasi dan akomodasi. Sementara untuk diving di Bunaken, Sulawesi Utara, ia mematok harga sekitar Rp 5 juta untuk 5 hari 6 malam, termasuk transportasi, akomodasi dan perlengkapan diving selama di sana.
"Bahkan, belakangan ini banyak peserta kursus diving di tempat saya yang dibayari oleh perusahaan tempat mereka bekerja. Beberapa perusahaan yang sudah mulai melakukan langkah itu adalah Microsoft, Global Jaya dan Star Energy. Tambah banyak siswa saya kian senang, karena sejak awal saya memang ingin mengenalkan diving ke seluruh masyarakat Indonesia. Negara kita kan negara kepulauan. Masa jumlah diver aktifnya lebih sedikit dibanding Singapura? Apalagi, lokasi diving terbaik saat ini ada di Indonesia, di daerah Papua," jelas Agung.
Kalau begitu, diving yuk!
(Suara Pembaruan, Irawati Diah Astuti)
Friday, 19 May 2006
Tomorrow morning i'm gonna fly to Menado for 6 days dive trip at Bunaken.
Just like a dream come true...selama hampir 5 tahun memendam keinginan untuk pergi ke Bunaken..dengan segala upaya finally this time will be mine...and off course with my diving lisence as a big bonus.
Time clicking when i wrote this... 13 hours count down then i'll be there....Masih belum packing seperti biasa...no problemo karena emang biasanya juga begitu..
I’m thinking a little bit flash back ...
After a long way process ...many discussion we all have....ketidakpastian, kebimbangan ketidakpuasan, dilema dsb....guess its time for us …me and my diving buddies… to just leave behind (temporary) what we should to leave....not full 100% guess so..karena masing -masing orang sepertinya punya PR yang belum selesai...like my friend said " biarin aja pusing kita tinggal dulu di Jakarta....." hehehe sepertinya ada benarnya juga....
Many things to do many things to be solved...time seems so rush rembering when a friend of mine who lead us at Bali Safari Diving Trip last August , first told us about this dive trip Plan. Few months ago we all have same spirit...GO FOR BUNAKEN ..!! but again people change.....as times goes by, we all have our own business... Mamih, once again he cant joint with us to explore together underwater...ABG Mesum, seems it's right decision for him to settle with family matters and ..Mbak Buddy...well hopefully cepet ada kerjaan baru yang cocok buat dia..off course with friendly and cozy environment
… like it or not.....
Too bad we cant dive together like we used to do at Pramuka Island...only THIS TIME i hope..... (may be...)
Minggu Malam, 14 Mei 2006
Setelah urun saran dan pendapat sehubungan sedang dalam fase tight money policy, aku bersama teman-teman sepakat merayakan ultah dua orang teman kami di suatu tempat yang masuk kategori "non resto".... Intinya sih walau murah meriah judulnya tetap bisa kumpul bareng celebrating yang sedang tambah umur. Karena yang tercetus temanya adalah makan nasi uduk, akhirnya pilihan pun jatuh ke warung Nasi Uduk Kebon Kacang Hj. Ellya.
Sebenarnya siiih kalau boleh jujur yang namanya menu nasi uduk itu bukan dalam top priority ku untuk di buru...tapi dibanding rasa penasaran pengen tahu kehebatan rasanya jadilah malam itu aku melaju ke arah Jakarta barat. Tepatnya ke jalan pesanggrahan Raya, persis di depan Pempek Pa'Raden sebelah persis dengan Sandwich Bakar Kedai Kopi yang super ramai itu.
Begitu kita duduk, nasi uduk imut-imut di bungkus daun bertabur bawang goreng sudah terjejer rapi di atas meja, kita tinggal pesan teman-temannya seperti Ayam Goreng, Empal, Tempe dan Tahu Goreng, Sate Usus, Ati Ampela, Lalapan, Pete bakar, Asinan dan tentu saja sambal kacang dan sambal terasi.
Walau gak segarang teman-teman yang lain , sebungkus nasi uduk rasanya cukup mengobati rasa keingin tahuan ku..ternyata nasi uduknya memang enak ...lembut dan guriih... Empalnya juga empuk , ayam gorengnya crispy...Bisalah memancing selera buat non penggemar nasi uduk macam aku ini. Cuma sayang sambal terasinya gak terlalu pedas..too sweet, dan gak terlalu berkesan menurut seleraku ..hehehe.
Warung yang tidak seberapa besar ini ternyata memang tidak pernah sepi pengunjung, walau suasananya gak seheboh tetangga sebelah, tapi setiap meja selalu tidak pernah nganggur lama. Tapi kalau orang yang senangnya makan dalam udara sejuk ber AC..yang ada hanyalah Angin Cendela hehehe jadi siap-siap aja bawa kipas manual ya....
Selesai menyeruput es jeruk segar yang makin menyamankan perut, datanglah bon tagihan ke atas meja..hmm setelah cek & ricek total Rp. 217.000 untuk menu makan malam lengkap untuk 9 orang rasanya misi tight money policy party tercapai hahaha...
KEDAI AYAM GORENG & NASI UDUK KEBON KACANG HJ. ELLYA Jl. Pesanggrahan No. 169 Kembangan Telp (21) 709 78034 / 707 51712
   
Friday, March 24, 2006
At my grey cubicle booth…..
do you believe in bad luck period...?
a period when any "unlucky' thing catch you on and on .. stick to every step you take in a moment....could be happen in a whole day...3 days..a week..2 weeks....
it's a normal day at first ... suddenly you find it turn to be a chaos....you got it, but you don’t have a time to hide, can not yelling to it "i'm not expecting you !"...neither scream to it ...."get lost my bad luck i don’t want u!!"...all the thing we can say just...."Oh goosssh...why? how could it be?..
i guess my bad luck period is working, it happened since last week.. and i don't realize it will continue for a week...
Last friday, March 17 ... i was having lunch with my friend, in the middle of nice and easy chat we had, for a second, it changed into a nightmare...then we got fighting in return....real fight ...cat fighting? .... didn't know.... " since it's a little bit off the record " i cant tell u in detail why :-D.
After talking... crying ..talking ... crying and talking for 3 days with my best buddy about my broken heart .... in Sunday afternoon, March 21 i had some lightening...." never keep your heart feeling too long...since GOD has a bunch of mercy...so why don’t u..... just let it be and forget it....forgiveness may bring you a younger face hehhehe"?" ...ok lets be friend again....But like buried a hole then digging into another hole...in same day i got news from my developer that all materials building and cost for my dream house project had increased...slowly but sure after calculate how much i should adjust the budget , i decide to canceled my project..... hiks ... thinks now i had one more line wrinkle...hihihi...
When slogan "I HATE MONDAY" programming into everybody minds...Monday morning, March 20 8.20 am, while try hard to reach the absence machine before 8.30 am....i was mistaken watching my parking line and did not realize a huge pipe hanging in the wall.....suddenly i heard sound "BRAKKKK !!"...
After a moment struggling to believe... i knew that i had bumped my car into crash...whoaaa what a damage i had...then with shaking and trembling body but keep smiling i saw my friend i was fight with last friday coming over me ..we hug and said sorry to each other .... "it's ok ..u have car insurance don’t u"....."yeaah it's ok heheh"...then i looked up in the sky ..saw a dark cloud hanging in the air...rain dropped one by one.... poor my car.. :-(
Tuesday, March 21..... got new data from my collegue....meaning ...i should revised my report that i've just submit to TAX OFFICE less than 24 hours.......damned ! In Addition, my another collegue said he cant assist me to revise the report this week 'cause he got another V V I P report to be sumbitted.....double damned!!
Another unexpected news happen in Wednesday March 22. My friend's Birthday Party event to be next victim. It starts from an Ad in newspaper. Printed with red and white flag background it said "PRAYER FOR THE NATION RESTORATION....will be held in Carnival Beach, Ancol at March 24-26" ...gooosh Carnival Beach, Ancol ...? 24-25 March? it must be a huge even...a national event.......... but wait..... after 3 days in a rush colleting the ideas and information, we had plan to gather all VOLTUS member (my diver buddies) to celebrate Iyus's birthday in BANDAR DJAKARTA RESTAURANT...same location in Ancol too....same date at March 25 too...near CARNIVAL BEACH ...ups....we should change plan in last minute unless we want celebrate the party among the crowd, or the worst thing...being trapped in long line !! ..... suddenly blank ....no idea where should we move the party.....empty brain...i'm tired
In following hours, trying to be nice to my brother, i allowed him to borrow my car to buy some Food in Wednesday night, but in Thursday March 23 morning, at 7.15 am i was still siting in living room, waiting for my car . After a minute searching, can not find my car key in the table and find his room empty in early morning i realize that i have to go soon to the office instead of i got late. My brother hasn’t back home yet since last night....and my car too of course.... My ID Card ... my shoes...my agenda.....they all in my car...hiks i check my wallet .. Rp. 3000,- in cash !..... its rain out there too..... after borrow some money and shoes too from my sister....hurry i jumped into Bajaj with anger.
Finally i find the day already Friday March 24, but this time i can not say with glory "THANKS GOD IT'S FRIDAY!"..... having trouble with my car, I found that i can’t start the engine...i turn my car key again and again hoping some miracle happen..sweat burst in to my forehead....still no move.....what happen ??....then suddenly my car alarm screaming loud... ...people help me !!.... with cloudy heart (as cloud as the sky) once again i have to leave my home to the office without my car...not Bajaj this, but with Ojek . Howdy valentino Rosii...
Friday afternoon has come..the sky is bright..and sunshine comes up.....positively thinking it's a sign that my bad luck period was over......
Do not always need a lot of words to stay close.
A silent communication always taking place within minds and hearts
Communicate much while speaking few words
Sense within the spirits when the other is in need.
Knowing when to reach out and when to stay away
Knowing when to speak out and when to remain silent
No matter how apart we are, stay close with a few words, as long as there is love in heart for each other
Jika kau merasa lelah dan tak berdaya dari usaha yang sepertinya sia-sia…
Allah tahu betapa kerasnya engkau sudah berusaha
Ketika kau sudah menangis sekian lama dan masih terasa pedih…
Allah sudah menghitung air matamu
Jika kau pikir bahwa hidupmu sedang menunggu sesuatu dan waktu serasa berlalu begitu saja…
Allah sedang menunggu bersama denganmu
Ketika kau merasa sendirian dan teman-temanmu terlalu sibuk untuk menghubungimu…
Allah selalu berada di sampingmu
Ketika kau pikir bahwa kau sudah mencoba segalanya dan tidak tahu hendak berbuat apa lagi…
Allah punya jawabannya
Ketika segala sesuatu menjadi tidak masuk akal dan kau merasa tertekan…
Allah dapat menenangkanmu
Jika tiba-tiba kau dapat melihat jejak-jejak harapan…
Allah sedang berbisik kepadamu
Ketika segala sesuatu berjalan lancer dan kau merasa ingin mengucap syukur…
Allah telah memberkatimu
Ketika sesuatu yang indah terjadi dan kau dipenuhi ketakjuban…
Allah telah tersenyum padamu
Ketika kau memiliki tujuan untuk dipenuhi dan mimpi untuk di genapi…
Allah sudah membuka matamu dan memanggilmu dengan namamu
Bahwa dimanapu kau atau kemanapun kau menghadap
Allah itu tahu
SANGYANG DIVE SITE – 10 SEPT 2005
Dive guide : Yonatan ‘Apaw’
Dive Group member : Dewi, Herry Widj, Hendri ‘mimin’, Fredi en Leo
Start : 9.00 WIB ; Finnish : 17.00 WIB
Operator : Planet Diving, Sahid
Penasaran sama Sangyang, setelah 2 kali gagal menjajal dive site di sangyang , serta dipicu dengan sms apaw yang baru gue terima hari selasa kemaren itu rasanya sayang untuk ditolak. Pertimbangan lainnya sih biar sekalian capek en itemnya dari Bali…heheehe. Unfortunately temen2 di Voltus masih pada mau turun mesin dulu….program recovery energy mungkin yaaa, yo wis thinking positively at least gue bisa dapet pinjeman wetsuit dari Kim. Bisa mati gaya rasanya kalo gak pake wet suit hehehe.
Akses ke Sangyang juga termasuk gampang banget, Cuma sekitar 2 jam an ke arah Anyer dari Jakarta, dan 1 jam nyebrang dari Pelabuhan Paku…pake kapal (small boat yang rada terhormat en cucok buat bawa alat2 dive), kita sudah bisa nyampe ke Sangyang. Ada 3 dive site yang bakal di jajal…Batu Raden,Batu Mandi en Tanjung Bajo. Pulaunya sendiri yaah gak kecil2 amat, boleh dikata bukan pulau,, hii keliatan tuh soalnya banyak menara pemantau di sana.. Tapi pemandangan dinding karangnya bagus lho…mirip2 nusa penida gitu….
Konon sangyang ini termasuk dive site favorit untuk diver2 di kitaran Jakarta…well dibanding Pramuka pemandangan bawah lautnya lebih oke en arusnya lebih menantang.
Konturnya sendiri menurut penjelasan Apaw berupa semi drop off , trus ada ada slope reef. Idealnya sih sebelum voltus ke nusa penida kemarin , harusnya latihan drift dive dulu disini.
Gentle to middle current kayaknya bisa ditemuin disini…cucok buat refresh sebelum tahun depan jajal Gili Tepekong kali yeee….(logaayy…!).
|
|